SMART RECITATION DAN PERGESERAN OTORITAS: STUDI ETNOGRAFI VIRTUAL DAN FUNGSIONALITAS APLIKASI TARTEEL DALAM EKOSISTEM DIGITAL RELIGION

Ali Kersnajati Winata Kusuma, (2026) SMART RECITATION DAN PERGESERAN OTORITAS: STUDI ETNOGRAFI VIRTUAL DAN FUNGSIONALITAS APLIKASI TARTEEL DALAM EKOSISTEM DIGITAL RELIGION. Bachelor thesis, S1- IAT.

[img] Text
2285130006_1_cover.pdf

Download (846kB)
[img] Text
2285130006_2_bab1.pdf

Download (336kB)
[img] Text
2285130006_6_bab5.pdf

Download (202kB)
[img] Text
2285130006_7_dafpus.pdf

Download (257kB)

Abstract

Ali Kersnajati Winata Kusuma, NIM 2285130006, “Smart Recitation dan Pergeseran Otoritas: Studi Etnografi Virtual dan Fungsionalitas Aplikasi Tarteel dalam Ekosistem Digital Religion”, Skripsi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh transformasi digital dalam praktik tahsin dan tahfiz Al-Qur’an yang mulai mengalami pergeseran dari metode konvensional berbasis tatap muka menuju penggunaan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI). Kehadiran aplikasi Tarteel sebagai media “penyimak digital” menawarkan kemudahan koreksi bacaan Al-Qur’an secara real-time, sehingga membantu pengguna melakukan muraja’ah dan tahsin secara mandiri di tengah keterbatasan waktu dan minimnya guru penyimak. Fenomena ini menunjukkan bahwa teknologi digital tidak lagi sekadar alat bantu, tetapi telah menjadi bagian dari praktik keagamaan dalam ekosistem digital religion. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman subjektif pengguna dalam menggunakan aplikasi Tarteel serta menganalisis pengaruh penggunaan fitur “penyimak digital” terhadap persepsi otoritas guru tradisional dalam pembelajaran Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual untuk memahami dinamika perilaku religius pengguna di ruang digital. Penelitian ini menggunakan teori Digital Religion untuk melihat transformasi praktik keagamaan di era digital, teori Etnografi Virtual untuk memahami pengalaman pengguna dalam interaksi digital, Uses and Gratifications Theory untuk menganalisis motif penggunaan aplikasi, serta Usability Testing Theory untuk mengevaluasi efektivitas dan kepuasan pengguna terhadap fitur aplikasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan angket daring terhadap pengguna aktif aplikasi Tarteel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur AI Voice Recognition dan Memorization Mode mampu meningkatkan efektivitas muraja’ah mandiri, memberikan kepuasan teknis melalui validasi bacaan secara instan, serta menghadirkan pengalaman spiritual yang lebih fleksibel dan personal. Selain itu, penggunaan aplikasi Tarteel memunculkan pergeseran persepsi otoritas keagamaan, di mana sistem algoritma mulai mengambil sebagian peran teknis guru dalam mengoreksi bacaan. Meskipun demikian, otoritas guru dan ulama tetap dipandang penting dalam menjaga kedalaman makna, sanad keilmuan, dan pembelajaran talaqqi yang autentik dalam tradisi Islam.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama > BL Religion
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 28 Jul 2026 08:44
Last Modified: 28 Jul 2026 08:44
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19328

Actions (login required)

View Item View Item