Wulan Sari, (2026) PEMBACAAN SURAH YASIN PADA TRADISI MUJUK SUNAN DI DESA DUKUH JERUK, KARANGAMPEL, INDRAMAYU: STUDI FENOMENOLOGI. Bachelor thesis, S1- IAT.
|
Text
2285130045_1_cover.pdf Download (544kB) |
|
|
Text
2285130045_2_bab1.pdf Download (238kB) |
|
|
Text
2285130045_6_bab5.pdf Download (85kB) |
|
|
Text
2285130045_7_dafpus.pdf Download (107kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendalami makna pembacaan Surah Yasin dalam tradisi Munjuk Sunan di Desa Dukuh Jeruk, Karangampel, Indramayu dengan pendekatan fenomenologi sosial Alfred Schutz. Tradisi Munjuk Sunan merupakan praktik keagamaan masyarakat dalam proses pembangunan rumah yang di dalamnya terdapat pembacaan Surah Yasin. Namun, pemaknaan masyarakat terhadap praktik tersebut belum dikaji secara mendalam. Penelitian ini berfokus pada pemaknaan subjektif masyarakat terhadap pembacaan Surah Yasin dalam tradisi Munjuk Sunan, Because Motive dan in order to motive masyarakat dalam melaksanakan pembacaan Surah Yasin pada tradisi tersebut, dan makna intersubjektif yang terbentuk dalam pembacaan Surah Yasin pada tradisi Munjuk Sunan. Jenis penelitian ini adalah field research dengan metode deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh langsung dari lokasi penelitian, data sekunder berasal dari dokumen desa dan karya ilmiah yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemaknaan subjektif masyarakat terhadap pembacaan Surah Yasin dalam tradisi Munjuk Sunan meliputi pembacaan Surah Yasin sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt., pelengkap tradisi yang memberikan keyakinan religius, sarana menghilangkan kekhawatiran dan memperoleh ketenangan batin, serta praktik keagamaan yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat; (2) Because Motive masyarakat meliputi keyakinan terhadap kedudukan Surah Yasin sebagai Qolbul Qur’an, keyakinan terhadap ayat-ayat Mustajabah dalam Surah Yasin, warisan tradisi dari ulama dan orang tua, integrasi antara ajaran Islam dan adat istiadat lokal, pemahaman keagamaan masyarakat dalam menyikapi tradisi, serta adanya pemaknaan simbolik terhadap Kayu Sunan. Adapun in order to motive masyarakat meliputi harapan terhadap pengabulan doa, harapan terhadap kehidupan yang penuh kebaikan, serta mendoakan leluhur yang telah wafat; dan (3) makna intersubjektif yang terbentuk menunjukkan bahwa pembacaan Surah Yasin dipahami sebagai unsur yang tidak terpisahkan dari tradisi Munjuk Sunan, sebagai wujud ikhtiar spiritual dalam Tradisi Munjuk Sunan, serta bagian dari identitas keagamaan masyarakat Desa Dukuh Jeruk.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Filsafat, Psikologi, Agama > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | H. Tohirin S.Ag |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 05:26 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 05:26 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19377 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

