PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM MENGENAI HAK CUTI HAID DAN HAK CUTI MELAHIRKAN BAGI PEKERJA PEREMPUAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NO.13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN (Studi Kasus di PT. Kaliaren Jaya Plywood, Kuningan-Jawa Barat)

Sauni Nurlela Purnaningsih, (2022) PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM MENGENAI HAK CUTI HAID DAN HAK CUTI MELAHIRKAN BAGI PEKERJA PEREMPUAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NO.13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN (Studi Kasus di PT. Kaliaren Jaya Plywood, Kuningan-Jawa Barat). Bachelor thesis, S1 Hukum Ekonomi Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
1808202039_1_cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
1808202039_2_bab1.pdf

Download (380kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1808202039_6_bab5.pdf

Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1808202039_7_dafpus.pdf

Download (339kB) | Preview

Abstract

Pemberian kesempatan memeroleh pekerjaan telah diatur oleh UU Ketenagakerjaan, begitu pula mengenai pasal-pasal yang berkaitan tentang pengkhususan terhadap kaum perempuan. Sejatinya, perempuan diciptakan dengan keistimewaannya dengan anugerah kodratinya sebagai seorang perempuan, sedangkan laki-laki tidak mempunyainya, yaitu haid atau menstruasi, mengandung, dan melahirkan serta menyusui. Tentu hal tersebut penting, karena secara fisik pekerja perempuan tidak memiliki kapasitas kekuatan fisik lebih besar daripada pekerja perempuan. Oleh karena itu, tentu penting untuk memberikan perhatian khusus pada pekerja perempuan, terkhusus dalam melindungi kesehatan reproduksi. Salah satu isu pokok tenaga kerja perempuan yaitu mengenai hak cuti haid. Terjadinya siklus menstruasi ini kadangkala akan menyebabkan rasa nyeri hingga kram perut yang akan dirasakan perempuan meskipun tidak semua. Parahnya, jika nyeri tersebut hingga menyebabkan perempuan tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari. Jika hal tersebut terjadi pada perempuan yang sedang bekerja tentu akan sangat menyiksa. Oleh karena itu, wajib bagi perusahaan atau tempat kerja untuk dapat mengimplementasikan makna yang tertulis pada Pasal 81 dalam Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 yang mengatur tentang Ketenagakerjaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan atau yang dikenal dengan istilah field research. Penelitian lapangan merupakan penelitian yang dilakukan secara langsung di tempat kasus tersebut terjadi. Dalam hal ini, penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menyajikan secara langsung hakikat hubungan antara peneliti dan responden. Adapun Hasil dari penelitian ini: Pertama, pelaksanaan hak cuti haid bagi pekerja perempuan di PT. Kaliaren Jaya Plywood belum dilakukan. Adapun apabila pekerja perempuan merasa sakit di hari pertama dan kedua masa haid, mereka mengajukan izin sakit. Hal ini tidak sesuai dengan Undang-undang No.13 Tahun 2003. Sedangkan mengenai hak cuti hamil di PT. Kaliaren Jaya Plywood sudah dilakukan. Kedua, Upaya hukum yang bisa ditempuh apabila hak pekerja diabaikan, di PT. Kaliaren Jaya Plywood dalam hal ini dilakukan dengan cara non litigasi. Yaitu dilakukan proses penyelesaian secara bipartit (musyawarah antara kedua belah pihak) dan mediasi (dengan menghadirkan pihak ketiga).

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Hak Pekerja Perempuan, Cuti Haid, Cuti Melahirkan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah)
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 09 Feb 2023 01:28
Last Modified: 09 Feb 2023 01:28
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/9682

Actions (login required)

View Item View Item