Dinda Nesa Salshabila, (2026) Implementasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Penanggulangan Bencana (Studi Kasus Di Desa Eretan Wetan Kabupaten Indramayu). Bachelor thesis, S1-Hukum Tatanegara Islam UIN SSC.
|
Text
2283130073_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2283130073_2_bab1.pdf Download (418kB) |
|
|
Text
2283130073_6_bab5.pdf Download (274kB) |
|
|
Text
2283130073_7_dafpus.pdf Download (347kB) |
Abstract
Banjir rob yang terjadi secara berulang di wilayah pesisir Kabupaten Indramayu, khususnya di Desa Eretan Wetan, menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang signifikan bagi masyarakat. Kondisi ini menuntut efektivitas implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 3 Tahun 2016 tentang Penanggulangan Bencana sebagai instrumen hukum daerah dalam melindungi masyarakat dari risiko bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi Perda tersebut dalam penanganan banjir rob, mengidentifikasi kendala yang dihadapi pemerintah daerah dalam penerapannya, serta mengkaji peran Pemerintah Desa Eretan Wetan dalam perspektif fikih siyasah . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yuridis-empiris. Data diperoleh melalui wawancara dengan aparat pemerintah desa dan pihak terkait, observasi lapangan, serta studi dokumentasi terhadap peraturan perundang-undangan dan dokumen resmi. Sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder yang berasal dari peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, dan dokumen kebijakan daerah. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengaitkan temuan lapangan dengan teori implementasi kebijakan dan manajemen bencana, serta dianalisis dalam perspektif fikih siyasah . Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2016 dalam penanganan banjir rob di Desa Eretan Wetan telah berjalan secara administratif melalui koordinasi lintas sektor dan penyaluran bantuan saat tanggap darurat, namun belum sepenuhnya optimal dalam aspek mitigasi dan pengurangan risiko jangka panjang. Kendala utama meliputi keterbatasan anggaran, kondisi geografis pesisir yang rentan, serta belum terintegrasinya kebijakan penanggulangan bencana dengan perencanaan pembangunan wilayah pesisir. Dalam perspektif fikih siyasah , peran Pemerintah Desa Eretan Wetan tercermin melalui praktik musyawarah, partisipasi masyarakat (syura), dan upaya menjaga keadilan dalam distribusi bantuan, yang menunjukkan adanya keselarasan antara nilai-nilai keIslaman dan tata kelola kebencanaan di tingkat lokal. Kata kunci: Implementasi Kebijakan; Penanggulangan Bencana; Banjir Rob; Fikih Siyasah .
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 02:09 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 02:09 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/17720 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

