Qoidatul Khoiroh, (2026) Analisis Yuridis-Empiris Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 dalam Pemasaran Digital UMKM Pasar Sandang Tegalgubug. Bachelor thesis, S1- HUKUM TATA NEGARA ISLAM UIN SSC.
|
Text
2283130094_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2283130094_2_bab1.pdf Download (641kB) |
|
|
Text
2283130094_6_bab5.pdf Download (376kB) |
|
|
Text
2283130094_7_dafpus.pdf Download (459kB) |
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Digitalisasi pemasaran menjadi kebutuhan penting karena mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi usaha, dan memperkuat daya saing produk lokal. Sebagai upaya memberikan kepastian hukum dalam perdagangan digital, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Namun, dalam praktiknya masih banyak pelaku UMKM yang mengalami kendala dalam menerapkan pemasaran digital sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum pemasaran digital bagi UMKM dalam PP Nomor 80 Tahun 2019, mengidentifikasi kendala yang dialami UMKM Pasar Sandang Tegalgubug dalam implementasi pemasaran digital, serta menilai efektivitas PP Nomor 80 Tahun 2019 dalam mendukung pemasaran digital UMKM. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologis dan pendekatan perundang-undangan serta termasuk dalam jenis penelitian hukum empiris. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap 9 narasumber yang terdiri atas pelaku UMKM Pasar Sandang Tegalgubug. Sementara itu, data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan objek penelitian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk memperoleh gambaran mengenai implementasi ketentuan PMSE dalam praktik pemasaran digital UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PP Nomor 80 Tahun 2019 telah memberikan landasan hukum dan pedoman bagi pelaku UMKM dalam melaksanakan pemasaran digital melalui sistem elektronik. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain rendahnya literasi digital, kurangnya pemahaman terhadap regulasi PMSE, serta keterbatasan sarana dan teknologi yang dimiliki pelaku usaha. Kondisi tersebut menyebabkan efektivitas PP Nomor 80 Tahun 2019 dalam mendukung pemasaran digital UMKM Pasar Sandang Tegalgubug belum optimal, yang ditunjukkan oleh masih adanya kesenjangan antara ketentuan hukum yang berlaku dengan praktik pemasaran digital di lapangan. Kata Kunci: UMKM; pemasaran digital; PMSE; efektivitas hukum; implementasi regulasi
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > KZ Law of Nations |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 01:59 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 01:59 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18318 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

