Jihan Andarini Kesya Salsabila, (2026) Pelaksanaan Fungsi Advokat Dalam Pemberian Konsultasi Hukum Gratis oleh DPC PERADI Cirebon di Masjid At-Taqwa Centre ditinjau dari UU No. 16 Tahun 2011. Bachelor thesis, S1- HUKUM TATA NEGARA ISLAM UIN SSC.
|
Text
2283130115_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2283130115_2_bab1.pdf Download (432kB) |
|
|
Text
2283130115_6_bab5.pdf Download (290kB) |
|
|
Text
2283130115_7_dafpus.pdf Download (298kB) |
Abstract
Advokat tergolong salah satu aparat penegak hukum di Indonesia selain Hakim, Polisi, Jaksa, dan lain-lain. Kesemua penegak hukum ini dibentuk untuk menegakkan dan menjalankan aturan hukum yang berlaku demi tercapainya Masyarakat. Sebagai penegak hukum, advokat memegang peran sentral dalam memastikan terwujudnya equality before the law. Dalam hal ini, Yayasan AtTaqwa Centre Cirebon turut melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi profesi seperti PERADI, untuk memperluas cakupan pelayanan sosialnya. berdasarkan kondisi tersebut penelitian ini merancang rumusan masalah terkait pelaksanaan konsultasi hukum gratis yang dilakukan oleh DPC Peradi Cirebon di Masjid At-Taqwa Centre sebagai perwujudan fungsi advokat dan hambatan yang dihadapi dalam kegiatan konsultasi hukum gratis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris (socio-legal research) dengan pendekatan perundang-undangan dan sosiologi hukum. Pendekatan perundang-undangan digunakan untuk mengkaji ketentuan hukum terkait fungsi sosial profesi advokat, sedangkan pendekatan sosiologi hukum digunakan untuk melihat implementasi hukum dalam praktik melalui program konsultasi hukum gratis oleh DPC PERADI Cirebon di Masjid AtTaqwa Centre. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi. Selain itu, digunakan pula data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan konsultasi hukum gratis oleh DPC PERADI Cirebon di Masjid At-Taqwa Centre merupakan wujud pelaksanaan fungsi advokat dalam memberikan bantuan hukum kepada masyarakat sesuai Undang-Undang Advokat dan Undang-Undang Bantuan Hukum. Program ini memberikan layanan konsultasi hukum non-litigasi secara cuma-cuma dan berperan dalam meningkatkan akses keadilan serta kesadaran hukum masyarakat. Selama periode 2023–2025 tercatat 27 kasus yang ditangani, didominasi perkara warisan, perceraian, dan penipuan. Masyarakat memberikan respons positif terhadap layanan ini karena membantu memahami dan menyelesaikan permasalahan hukum. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan advokat, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, kurangnya sosialisasi, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Kata Kunci: Konsultasi hukum gratis; fungsi advokat; bantuan hukum; access to justice; kesadaran hukum masyarakat
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > KZ Law of Nations |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 02:20 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 02:20 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18323 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

