Rahmat Hidayat, (2026) IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2011 TENTANG PENGELOLAAN ZAKAT PADA ERA DIGITAL (Studi di BAZNAS Kabupaten Kuningan). Bachelor thesis, S1- Hukum Keluarga Islam UIN SSC.
|
Text
2283110001_1_cover.pdf Download (714kB) |
|
|
Text
2283110001_2_bab1.pdf Download (423kB) |
|
|
Text
2283110001_6_bab5.pdf Download (293kB) |
|
|
Text
2283110001_7_dafpus.pdf Download (344kB) |
Abstract
Pengelolaan zakat merupakan instrumen keagamaan yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial ekonomi, sehingga menuntut pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Regulasi ini menjadi landasan dalam menata pengelolaan zakat secara terintegrasi melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) guna meningkatkan efektivitas penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat. Seiring perkembangan teknologi di era digital, pengelolaan zakat mengalami transformasi melalui pemanfaatan sistem digital yang meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Namun demikian, implementasi pengelolaan zakat berbasis digital di tingkat daerah, khususnya di BAZNAS Kabupaten Kuningan, masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kesiapan sumber daya manusia, serta rendahnya literasi digital masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dalam pengelolaan zakat pada era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologis. Lokasi penelitian dilakukan di BAZNAS Kabupaten Kuningan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif terkait praktik pengelolaan zakat di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 di BAZNAS Kabupaten Kuningan telah berjalan dengan baik melalui penerapan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Digitalisasi pengelolaan zakat berkembang secara progresif melalui pemanfaatan SIMBA, layanan pembayaran berbasis website, serta integrasi dengan sistem perbankan. Namun demikian, implementasi tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala teknis, keterbatasan sumber daya manusia, serta rendahnya literasi digital masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan dalam aspek teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi sosialisasi guna mendukung pengelolaan zakat yang lebih efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Pengelolaan Zakat; Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011; Digitalisasi Zakat; BAZNAS
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syahsyiyyah) |
| Depositing User: | Eka Cahya Nugraha |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 06:43 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 06:43 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18401 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

