RATU AYU RACHMADINA MUSTIKANINGRUM, (2026) TANGGUNG JAWAB ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER ANAK PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF (Studi Kasus di Desa Leuwigede, Kec. Widasari, Kab. Indramayu). Bachelor thesis, S1- Hukum Keluarga Islam UIN SSC.
|
Text
2283110114_1_cover.pdf Download (906kB) |
|
|
Text
2283110114_2_bab1.pdf Download (558kB) |
|
|
Text
2283110114_6_bab5.pdf Download (264kB) |
|
|
Text
2283110114_7_dafpus.pdf Download (388kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara norma ideal tanggung jawab orang tua dalam pendidikan karakter anak dengan realitas pelaksanaannya di masyarakat. Di Desa Leuwigede, Kec. Widasari, Kab. Indramayu, fenomena putus sekolah, pergaulan bebas, dan lemahnya pola asuh emosional masih kerap dijumpai, meskipun hukum Islam dan hukum positif telah mengatur kewajiban orang tua secara eksplisit. Rumusan masalah penelitian ini mencakup: (1) Bagaimana bentuk ideal tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan karakter anak di Indonesia? (2) Bagaimana praktik pelaksanaan tanggung jawab tersebut di Desa Leuwigede, Kec. Widasari, Kab. Indramayu? (3) Bagaimana tinjauan hukum Islam dan hukum positif terhadap fakta pelaksanaan tanggung jawab orang tua di lapangan? Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan perbandingan hukum (comparative legal approach). Jenis penelitian ini adalah hukum normatif-empiris, yang menggabungkan analisis norma hukum dengan data lapangan. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk ideal tanggung jawab orang tua mencakup kewajiban hadhanah, perlindungan psikologis, dan pembentukan nilai moral berlandaskan Al-Qur'an dan hadis dalam hukum Islam, serta UU No. 35 Tahun 2014 dalam hukum positif yang mewajibkan pemenuhan hak tumbuh kembang anak secara holistik; (2) Orang tua di Desa Leuwigede secara formal telah memenuhi kebutuhan fisik dan pendidikan formal anak, namun secara substantif belum optimal dalam aspek perlindungan psikologis dan pengembangan emosional, di mana pola asuh keras akibat tekanan ekonomi masih kerap terjadi dan peran keluarga besar berfungsi sebagai penyeimbang pengasuhan; (3) Tinjauan hukum Islam dan hukum positif menunjukkan bahwa pelaksanaan tanggung jawab orang tua di Desa Leuwigede belum sepenuhnya selaras dengan ketentuan normatif yang berlaku, dengan faktor penghambat utama berupa keterbatasan ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan orang tua, dan kurangnya pemahaman komprehensif mengenai pendidikan karakter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan sinergi antara nilai-nilai hukum Islam dan ketentuan hukum positif guna memperkuat pelaksanaan pendidikan karakter anak dalam lingkup keluarga secara menyeluruh. Kata Kunci: Tanggung Jawab Orang Tua; Pendidikan Karakter; Hukum Islam, Hukum Positif; Desa Leuwigede
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syahsyiyyah) |
| Depositing User: | Eka Cahya Nugraha |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 07:15 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 07:15 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18417 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

