Pernikahan Dini sebagai Faktor Penyebab Kemiskinan Kultural-Struktural Perspektif Pemikiran K.H. Husein Muhammad Studi Kasus di Desa Penpen Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon

Diyach Rachmawati, (2026) Pernikahan Dini sebagai Faktor Penyebab Kemiskinan Kultural-Struktural Perspektif Pemikiran K.H. Husein Muhammad Studi Kasus di Desa Penpen Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Bachelor thesis, S1- Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2282120262_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2282120262_2_bab1.pdf

Download (852kB)
[img] Text
2282120262_6_bab5.pdf

Download (405kB)
[img] Text
2282120262_7_dafpus.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi fenomena yang sering terjadi di masyarakat akibat faktor ekonomi, rendahnya pendidikan, pengaruh lingkungan sosial, dan budaya yang berkembang di masyarakat. Praktik tersebut sering dianggap sebagai solusi untuk mengurangi beban ekonomi keluarga dan menjaga nama baik keluarga. Namun, kondisi tersebut berpotensi memperkuat ketergantungan ekonomi, rendahnya akses pendidikan, dan keterbatasan peluang kerja yang dapat memperpanjang kemiskinan struktural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab pernikahan dini, dampaknya terhadap kemiskinan struktural, serta perspektif pemikiran K.H. Husein Muhammad terhadap fenomena tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian fenomenologi dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 18 informan yang terdiri atas pelaku pernikahan dini, orang tua pelaku, tokoh agama, aparat pemerintah desa, serta ahli ekonomi makro di Desa Penpen Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama pernikahan dini meliputi keterbatasan ekonomi, rendahnya pendidikan, pengaruh lingkungan sosial, budaya masyarakat, dan kekhawatiran orang tua terhadap pergaulan remaja. Pernikahan dini berdampak pada penguatan kemiskinan struktural karena pasangan yang menikah di usia muda umumnya belum memiliki kesiapan pendidikan dan ekonomi sehingga masih bergantung kepada keluarga. Dalam perspektif K.H. Husein Muhammad, pernikahan harus mempertimbangkan kesiapan fisik, mental, pendidikan, dan ekonomi guna mewujudkan kemaslahatan serta mencegah ketidakadilan terhadap perempuan dan anak. Kata Kunci: Pernikahan Dini, Kemiskinan Struktural, K.H. Husein Muhammad

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 15 Jul 2026 04:04
Last Modified: 15 Jul 2026 04:04
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18534

Actions (login required)

View Item View Item