Amelia Kartika, (2026) “ANALISIS PERBANDINGAN PREDIKSI KEBANGKRUTAN MODEL SPRINGATE DAN ZMIJEWSKI PADA PERUSAHAAN SEKTOR RITEL DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2020-2024”. Bachelor thesis, S1- AKUTANSI SYARIAH UIN SSC.
|
Text
2008205013_1_cover.pdf Download (804kB) |
|
|
Text
2008205013_2_bab1.pdf Download (307kB) |
|
|
Text
2008205013_6_bab5.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
2008205013_7_dafpus.pdf Download (242kB) |
Abstract
Sektor ritel berperan sebagai penghubung antara produsen dan konsumen melalui penjualan langsung barang dan jasa. Sejak pandemi Covid-19 tahun 2020, kinerjanya menurun akibat melemahnya daya beli dan perubahan pola konsumsi, yang berdampak pada penurunan penjualan, penutupan gerai, serta meningkatnya biaya operasional dan persaingan usaha. Kondisi ini dapat dianalisis melalui rasio keuangan untuk memprediksi financial distress menggunakan model Altman ZScore, Springate, dan Zmijewski. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah Model Springate dan Zimijewski memiliki score yang berbeda dalam memprediksi analisis kebangkrutan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang bersifat mebandingkan dengan sumber data skunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Populasi penelitian ini terdapat 31 perusahaan sektor ritel. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan populasi dan sampel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022-2024, berdasarkan kriteria dari penarikan sampel tersebut terdapat 19 perusahan yang memenuhi penelitian ini. Hasil peneelitian ini (1) perhitungan dan klasifikasi prediksi kebangkrutan model Springate menghasilkan rata-rata 3 perusahaan yang dikategorikan sehat dan 3 perusahaan dikategorikan bangkrut, tingkat kesesuaian diperoleh hasil sebesar 53,33% dikategorikan sesuai dan 46,67% tidak sesuai. Untuk model Zimijewski menghasilkan nilai tata-rata 5 perusahaan dikategorikan sehat dan 1 perusahaaan dikegorikan bangkrut, tingkat kesesuian model Zimijewski 80% sesuai dan 205 tidak sesuai. (2) Berdasarkan hasil uji Independent Samples Test, diperoleh nilai signifikansi pada uji Levene’s sebesar 0,116. Karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka varians data kedua kelompok dinyatakan homogen. Berdasarkan hasil uji korelasi pada Paired Samples Correlations diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,208 (0,208 > 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan atau korelasi yang signifikan antara hasil prediksi model Springate dan model Zmijewski. Kata Kunci: Prediksi Kebangkrutan, Model Springate, Model Zmijewski, Perusahaan Sektor Ritel
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 04:15 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 04:15 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18539 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

