INTEGRASI WISATA HALAL DAN KEARIFAN LOKAL DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH WISATA SITU SANGIANG KABUPATEN MAJALENGKA

Arman Maolana, (2026) INTEGRASI WISATA HALAL DAN KEARIFAN LOKAL DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH WISATA SITU SANGIANG KABUPATEN MAJALENGKA. Bachelor thesis, S1- Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2282120094_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2282120094_2_bab1.pdf

Download (555kB)
[img] Text
2282120094_6_bab5.pdf

Download (303kB)
[img] Text
2282120094_7_dafpus.pdf

Download (303kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penerapan konsep wisata halal dan pemanfaatan kearifan lokal di Wisata Situ Sangiang Kabupaten Majalengka. Padahal, kawasan wisata tersebut memiliki potensi religi, budaya, dan alam yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata halal berbasis kearifan lokal. Keterbatasan fasilitas pendukung wisata halal, belum maksimalnya pengelolaan budaya lokal, serta belum meratanya dampak ekonomi terhadap masyarakat sekitar menjadi permasalahan utama dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan wisata halal, peran kearifan lokal, serta integrasi keduanya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar Wisata Situ Sangiang Kabupaten Majalengka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola wisata, masyarakat lokal, pelaku UMKM, pengunjung, dan tokoh masyarakat. Teknik analisis data menggunakan model Penta Helix yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media dalam pengembangan wisata halal berbasis kearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan wisata halal di Wisata Situ Sangiang sudah mulai diterapkan melalui penyediaan fasilitas ibadah, lingkungan wisata yang relatif bersih, serta aktivitas wisata religi berupa ziarah makam Sunan Parung. Kearifan lokal masyarakat seperti tradisi ziarah, sedekah bumi (pareresan), penghormatan terhadap situs sakral, dan budaya gotong royong menjadi daya tarik utama wisata. Integrasi wisata halal dan kearifan lokal memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan aktivitas UMKM, perdagangan, jasa wisata, dan peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Namun, pengembangan wisata masih memerlukan penguatan fasilitas halal, promosi wisata, dan kolaborasi antaraktor agar pengelolaan wisata dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Kata Kunci: Wisata Halal, Kearifan Lokal, Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Penta Helix, Situ Sangiang.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 16 Jul 2026 02:07
Last Modified: 16 Jul 2026 02:07
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18672

Actions (login required)

View Item View Item