Pengaruh Identitas Budaya, Harga dan Cita Rasa Terhadap Perkembangan Usaha Kuliner Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus Pelaku Empal Gentong di Kabupaten Cirebon)

Evinda Fitria Ningsih, (2026) Pengaruh Identitas Budaya, Harga dan Cita Rasa Terhadap Perkembangan Usaha Kuliner Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus Pelaku Empal Gentong di Kabupaten Cirebon). Bachelor thesis, S1- Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2282120231_1_cover.pdf

Download (753kB)
[img] Text
2282120231_2_bab1.pdf

Download (219kB)
[img] Text
2282120231_6_bab5.pdf

Download (46kB)
[img] Text
2282120231_7_dafpus.pdf

Download (182kB)

Abstract

Empal Gentong merupakan kuliner khas Cirebon yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, namun perkembangan usaha kuliner ini menghadapi berbagai tantangan, di antaranya degradasi nilai autentisitas budaya, ketidakmampuan penetapan harga yang kompetitif, serta inkonsistensi cita rasa di kalangan pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh identitas budaya, harga, dan cita rasa terhadap perkembangan usaha kuliner Empal Gentong di Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi penelitian adalah seluruh pelaku usaha Empal Gentong di wilayah tersebut dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, identitas budaya (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan usaha (koefisien regresi 0,409; sig. <0,001), harga (X2) berpengaruh positif dan signifikan (koefisien regresi 0,381; sig. <0,001), serta cita rasa (X3) merupakan variabel paling dominan (koefisien regresi 0,601; sig. <0,001). Hasil uji simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap perkembangan usaha (F hitung = 110,497) dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,741, yang berarti 74,1% variasi perkembangan usaha dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Dengan demikian, disimpulkan bahwa identitas budaya, harga, dan cita rasa secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan usaha kuliner berbasis kearifan lokal Empal Gentong di Kabupaten Cirebon, sehingga pelaku usaha perlu mengintegrasikan ketiga aspek tersebut secara bersamaan untuk mencapai pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Kata Kunci : Identitas Budaya, Harga, Cita Rasa, Perkembangan Usaha, Empal Gentong, Kearifan Lokal

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 16 Jul 2026 02:11
Last Modified: 16 Jul 2026 02:11
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18677

Actions (login required)

View Item View Item