IQBAL ROMADLON, (2026) ANALISIS SISTEM PEMBAYARAN DIGITAL MELALUI KARTU TANDA SANTRI (KTS) SEBAGAI UPAYA MENEKAN PERILAKU KONSUMTIF DAN DISIPLIN KEUANGAN DI PONDOK PESANTREN ASSALAFIE. Bachelor thesis, S1- Ekonomi Syariah UIN SSC.
|
Text
2282120085_1_cover.pdf Download (823kB) |
|
|
Text
2282120085_2_bab1.pdf Download (545kB) |
|
|
Text
2282120085_6_bab5.pdf Download (195kB) |
|
|
Text
2282120085_7_dafpus.pdf Download (268kB) |
Abstract
Perkembangan sistem pembayaran digital telah mendorong berbagai lembaga pendidikan, termasuk pesantren, untuk menerapkan sistem transaksi non-tunai (cashlees) guna meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan. Pondok Pesantren Assalafie menerapkan Kartu Tanda Santri (KTS) sebagai media pembayaran digital yang terintegrasi dengan kontrol transaksi santri. Penerapan sistem ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan, seperti tingginya risiko kehilangan uang tunai, sulitnya pengawasan penggunaan uang saku santri, serta kecenderungan perilaku konsumtif santri akibat lemahnya kontrol pengeluaran. Oleh karena itu, KTS diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran digital, tetapi juga sebagai sarana pengendalian perilaku konsumsi dan pembentukan disiplin keuangan santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem pembayaran digital melalui Kartu Tanda Santri (KTS), mengetahui perannya dalam menekan perilaku konsumtif santri, serta menganalisis kontribusinya dalam membentuk dan meningkatkan disiplin keuangan santri di Pondok Pesantren Assalafie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala pondok, pengelola KTS, bendahara, dan santri. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KTS di Pondok Pesantren Assalafie telah berjalan cukup efektif melalui sistem transaksi digital berbasis kartu RFID/NFC, pembatasan saldo harian, serta monitoring transaksi oleh orang tua secara real time. Sistem ini berperan dalam menekan perilaku konsumtif santri dengan membatasi pengeluaran harian, meningkatkan kesadaran santri dalam mengelola uang saku, serta mengurangi transaksi impulsif. Selain itu, KTS juga berkontribusi dalam membentuk disiplin keuangan santri melalui pencatatan transaksi yang terstruktur, pengawasan orang tua, dan pembiasaan pengelolaan keuangan yang lebih terencana. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa gangguan jaringan, keterbatasan perangkat, dan adaptasi pengguna yang perlu ditingkatkan agar sistem berjalan lebih optimal. Kata Kunci: Sistem Pembayaran Digital, Kartu Tanda Santri, Perilaku Konsumtif, Disiplin Keuangan, Pondok Pesantren.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 02:55 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 02:55 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18706 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

