“PENGARUH DIGITALISASI LAYANAN PERPAJAKAN, SOSIALISASI DAN PEMAHAMAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI KOTA CIREBON JAWA BARAT”.

Natia, (2026) “PENGARUH DIGITALISASI LAYANAN PERPAJAKAN, SOSIALISASI DAN PEMAHAMAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI KOTA CIREBON JAWA BARAT”. Bachelor thesis, S1- AKUTANSI SYARIAH UIN SSC.

[img] Text
2282133137_1_cover.pdf

Download (3MB)
[img] Text
2282133137_2_bab1.pdf

Download (822kB)
[img] Text
2282133137_6_bab5.pdf

Download (383kB)
[img] Text
2282133137_7_dafpus.pdf

Download (731kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis bagaimana digitalisasi layanan pajak, sosialisasi perpajakan, serta pemahaman tentang perpajakan memengaruhi kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) yang tinggal di Kota Cirebon, Jawa Barat. Penelitian ini penting dilakukan karena masih terdapat kendala besar dalam upaya mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor pajak di tingkat daerah. Permasalahan utama yang diangkat adalah masih ada sebagian wajib pajak yang enggan atau menolak beralih ke sistem digital karena menganggapnya rumit. Selain itu, sosialisasi yang dilakukan belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara adil. Rendahnya pemahaman terhadap aturan perpajakan yang terus berubah juga sering membuat wajib pajak khawatir dalam melaporkan kewajibannya, sehingga dapat menghambat tingkat kepatuhan secara sukarela. Subjek penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi yang berdomisili di Kota Cirebon, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil uji secara parsial menunjukkan bahwa digitalisasi layanan pajak, sosialisasi perpajakan, dan pemahaman perpajakan masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Secara bersama-sama (simultan), ketiga variabel tersebut juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, dengan pemahaman perpajakan sebagai faktor yang paling dominan. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa transformasi digital perlu disertai dengan edukasi yang inklusif agar hambatan psikologis dan teknis yang dialami wajib pajak dapat dihilangkan, sehingga tercipta kepatuhan yang berkelanjutan. Kata Kunci: Digitalisasi Layanan Perpajakan, Sosialisasi Perpajakan, Pemahaman Perpajakan, Kepatuhan Wajib Pajak, Wajib Pajak Orang Pribadi.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 16 Jul 2026 03:53
Last Modified: 16 Jul 2026 03:53
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18735

Actions (login required)

View Item View Item