“ PENGARUH RETURN ON ASSETS, CAPITAL ADEQUACY RATIO DAN NET INTEREST MARGIN TERHADAP PERTUMBUHAN ASET PERUSAHAAN SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DALAM INDEKS IDXFINANCE 2022- 2024”

ACHMAD SIDIK AN NABIIL, (2026) “ PENGARUH RETURN ON ASSETS, CAPITAL ADEQUACY RATIO DAN NET INTEREST MARGIN TERHADAP PERTUMBUHAN ASET PERUSAHAAN SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DALAM INDEKS IDXFINANCE 2022- 2024”. Bachelor thesis, S1- AKUTANSI SYARIAH UIN SSC.

[img] Text
2282133100_1_cover.pdf

Download (3MB)
[img] Text
2282133100_2_bab1.pdf

Download (501kB)
[img] Text
2282133100_6_bab5.pdf

Download (226kB)
[img] Text
2282133100_7_dafpus.pdf

Download (275kB)

Abstract

2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena paradoks resiliensi pada sektor perbankan Indonesia di tengah era pengetatan moneter dan turbulensi makroekonomi global pasca-pandemi (2022–2024). Secara teoretis, kenaikan suku bunga acuan yang agresif berpotensi menekan ekspansi kredit akibat tingginya biaya dana; namun, data agregat justru menunjukkan tren pertumbuhan aset yang tetap solid. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis secara empiris pengaruh profitabilitas (Return on Assets/ROA), kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR), dan efisiensi intermediasi (Net Interest Margin/NIM) terhadap Pertumbuhan Aset (Asset Growth) pada perusahaan subsektor perbankan yang terdaftar dalam indeks IDXFINANCE. Desain penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif eksplanatori (expost facto) dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diaudit. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, yang menetapkan 42 entitas perbankan sebagai unit observasi selama tiga periode pembukuan berturut-turut. Guna mengamankan validitas estimasi dan memenuhi kriteria penduga yang tidak bias (Best Linear Unbiased Estimator/BLUE), dilakukan sanitasi data melalui eliminasi outlier ekstrem, sehingga menghasilkan sampel akhir sebanyak 120 observasi panel. Pengujian hipotesis dieksekusi menggunakan regresi linear berganda dengan serangkaian uji asumsi klasik komprehensif. Hasil uji empiris mengindikasikan bahwa secara simultan, ROA, CAR, dan NIM memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Pertumbuhan Aset. Secara parsial, ROA terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikan, sebuah temuan yang secara kuat mengonfirmasi postulat Pecking Order Theory dimana akumulasi laba ditahan bertransformasi menjadi katalis internal utama pendanaan ekspansi organik bank. Variabel CAR turut menunjukkan signifikansi yang menguatkan Signaling Theory; dimana kepemilikan bantalan risiko (risk buffer) yang tebal mengirimkan sinyal solvabilitas yang memitigasi asimetri informasi dan menstimulasi kepercayaan pasar. Selanjutnya, efisiensi NIM terbukti krusial sebagai wujud kapabilitas manajerial dan pricing power yang sejalan dengan kerangka Resource-Based Theory (RBT). Temuan konklusif dari riset ini menegaskan bahwa di era suku bunga tinggi (higher-for-longer), resiliensi dan determinasi pertumbuhan aset perbankan tidak didikte semata oleh kondisi likuiditas makro, melainkan sangat bergantung pada integrasi kekuatan fundamental internal korporasi. Kata Kunci: Pertumbuhan Aset, Return on Assets, Capital Adequacy Ratio, Net Interest Margin, IDXFINANCE, Pecking Order Theory.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 16 Jul 2026 03:57
Last Modified: 16 Jul 2026 03:57
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18738

Actions (login required)

View Item View Item