Fatimah Az-Zahra Nurdianto, (2026) “ANALISIS PERBANDINGAN PREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2021-2023”. Bachelor thesis, S1- AKUTANSI SYARIAH UIN SSC.
|
Text
2282130030_1_cover.pdf Download (826kB) |
|
|
Text
2282130030_2_bab1.pdf Download (359kB) |
|
|
Text
2282130030_6_bab5.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
2282130030_7_dafpus.pdf Download (281kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan hasil skor prediksi kebangkrutan serta menentukan model prediksi yang paling akurat dalam memprediksi kebangkrutan pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2023 menggunakan model Altman Z-Score, Taffler, dan Grover. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 19 perusahaan sebagai sampel penelitian. Dengan periode pengamatan selama tiga tahun, total data yang digunakan sebanyak 57 data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi laporan keuangan perusahaan. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji beda Kruskal Wallis, uji lanjutan Dunn Bonferroni dan uji tingkat akurasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa model Altman Z-Score menghasilkan klasifikasi yang proporsional dan seimbang di antara kategori sehat, grey area dan financial distress, model Taffler cenderung mengklasifikasikan mayoritas perusahaan dalam kondisi financial distress, sedangkan model Grover lebih banyak mengklasifikasikan perusahaan dalam kondisi sehat. Hasil uji beda Kruskal Wallis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara keseluruhan antar model, namun belum menjelaskan perbedaan secara spesifik sehingga dilakukan uji lanjut Dunn Bonferroni, hasilnya menunjukkan bahwa model Taffler dan Grover tidak memiliki perbedaan signifikan, sedangkan model Taffler dengan Altman Z-Score serta Grover dengan Altman Z-Score menunjukkan perbedaan signifikan. Selanjutnya, hasil uji tingkat akurasi, menunjukkan model Altman Z-Score memiliki tingkat akurasi paling tinggi sebesar 75,44%, diikuti oleh model Grover sebesar 64,91% dan model Taffler sebesar 43,86%. Artinya, model Altman Z-Score dinilai sebagai model yang paling akurat dalam mempredisksi kondisi keuangan perusahaan sub sektor makanan dan minuman pada periode penelitian. Kata kunci: Financial distress, prediksi kebangkrutan, sub sektor makanan dan minuman.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 04:01 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 04:01 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18739 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

