Lucy Mareta, (2026) “PENGARUH KOMPETENSI, PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN DAN TRANSPARANSI ANGGARAN TERHADAP AKUNTABILITAS KEUANGAN DAERAH KABUPATEN CIREBON”. Bachelor thesis, S1- AKUTANSI SYARIAH UIN SSC.
|
Text
2282133046_1_cover.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
2282133046_2_bab1.pdf Download (545kB) |
|
|
Text
2282133046_6_bab5.pdf Download (244kB) |
|
|
Text
2282133046_7_dafpus.pdf Download (301kB) |
Abstract
Akuntabilitas keuangan daerah merupakan aspek penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab. Namun, dalam praktiknya masih terdapat permasalahan seperti kelemahan sistem pengendalian internal dan pengelolaan aset yang belum optimal, sehingga memengaruhi kualitas akuntabilitas keuangan. Dalam kondisi tersebut, kompetensi aparatur, penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), dan transparansi anggaran diduga menjadi faktor yang memengaruhi akuntabilitas keuangan daerah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap akuntabilitas keuangan daerah pada Pemerintah Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Cirebon yang terlibat dalam pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh (sensus), sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai responden. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama. Pertama, kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas keuangan daerah dengan nilai p-value sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan nilai t-statistik sebesar 4,889 lebih besar dari 1,96. Kedua, penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) tidak berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas keuangan daerah. Ketiga, transparansi anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas keuangan daerah dengan nilai p-value sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05 dan nilai t-statistik sebesar 3,476 lebih besar dari 1,96. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan akuntabilitas keuangan daerah tidak hanya bergantung pada penerapan standar akuntansi pemerintahan, tetapi lebih dipengaruhi oleh kompetensi aparatur serta keterbukaan informasi anggaran. Dengan demikian, pemerintah daerah perlu terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat transparansi dalam pengelolaan keuangan agar akuntabilitas dapat terwujud secara optimal. Selain itu, untuk pengembangan penelitian selanjutnya, disarankan agar menambahkan variabel lain seperti sistem pengendalian internal, pemanfaatan teknologi informasi, atau komitmen organisasi, serta memperluas objek penelitian agar memperoleh hasil yang lebih komprehensif. Kata kunci: Kompetensi, Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), Transparansi anggaran, Akuntabilitas keuangan daerah
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 02:42 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 02:42 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18893 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

