Mukhamad Shokhib Daulah, (2026) Analisis Perbandingan Peran Konstitusi dalam Penyelesaian Konflik Masyarakat di Suriah dan Kazakhstan. Bachelor thesis, S1-Hukum Tatanegara Islam UIN SSC.
|
Text
2283130075_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2283130075_2_bab1.pdf Download (231kB) |
|
|
Text
2283130075_6_bab5.pdf Download (115kB) |
|
|
Text
2283130075_7_dafpus.pdf Download (268kB) |
Abstract
Konflik masyarakat merupakan fenomena sosial-politik yang memiliki implikasi luas terhadap stabilitas negara, supremasi hukum, serta perlindungan hak asasi manusia. Dalam konteks Suriah, konflik yang berkepanjangan menunjukkan lemahnya efektivitas institusi negara dalam menciptakan resolusi damai yang inklusif. Sebaliknya, Kazakhstan relatif mampu menjaga stabilitas nasional melalui pendekatan dialog, reformasi konstitusional, dan penguatan peran negara dalam mediasi konflik sosial. Perbedaan karakteristik penyelesaian konflik di kedua negara tersebut menjadi menarik untuk dianalisis secara komparatif, khususnya dari perspektif Hukum Tata Negara. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model penyelesaian konflik masyarakat di Suriah dan Kazakhstan, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya, serta membandingkan peran konstitusi dan institusi negara dalam proses resolusi konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat komparatif. Sumber data diperoleh dari literatur ilmiah, dokumen konstitusi, peraturan perundang-undangan, jurnal akademik, serta laporan lembaga internasional yang relevan dengan konflik di kedua negara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis dan komparatif dengan menelaah aspek normatif, struktural, dan implementatif dari mekanisme penyelesaian konflik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian konflik di Suriah cenderung menghadapi hambatan struktural akibat dominasi kekuasaan eksekutif, lemahnya partisipasi politik, serta kompleksitas intervensi eksternal. Sementara itu, Kazakhstan menunjukkan model resolusi konflik yang lebih terinstitusionalisasi melalui reformasi konstitusi, dialog nasional, dan penguatan mekanisme hukum sebagai instrumen stabilitas politik. Secara komparatif, efektivitas penyelesaian konflik sangat dipengaruhi oleh komitmen konstitusional terhadap demokrasi, distribusi kekuasaan yang seimbang, serta keberadaan institusi negara yang responsif dan adaptif terhadap dinamika sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan supremasi konstitusi dan tata kelola pemerintahan yang inklusif merupakan faktor kunci dalam menciptakan resolusi konflik yang berkelanjutan. Kata kunci: Penyelesaian Konflik, Hukum Tata Negara, Konstitusi, Suriah, Kazakhstan.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > KZ Law of Nations |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 03:10 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 03:10 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18918 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

