Persepsi Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap Produk Bank Syariah di Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon

Utami Restu Anggia, (2026) Persepsi Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap Produk Bank Syariah di Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon. Bachelor thesis, S1-Perbankan Syariah UIN SSC.

[img] Text
2282110008_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2282110008_2_bab1.pdf

Download (678kB)
[img] Text
2282110008_6_bab5.pdf

Download (363kB)
[img] Text
2282110008_7_dafpus.pdf

Download (352kB)

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun akses pelaku UMKM terhadap layanan perbankan syariah masih sangat terbatas. Kondisi ini diperparah dengan ketiadaan kantor bank syariah di Kecamatan Plumbon, di mana satu-satunya lembaga keuangan yang tersedia adalah PT BPR Kabupaten Cirebon (Perseroda) sebagai bank konvensional milik pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan dan pemahaman pelaku UMKM terhadap prinsip dan produk bank syariah, mendeskripsikan persepsi pelaku UMKM terhadap manfaat, kemudahan, dan keunggulan produk bank syariah dibandingkan bank konvensional, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persepsi tersebut di Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 30 pelaku UMKM aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 20 dari 30 informan (66,7%) belum menggunakan produk bank syariah, sementara hanya 10 informan (33,3%) yang telah menggunakannya. Tingkat pengetahuan dan pemahaman pelaku UMKM terhadap produk bank syariah masih tergolong rendah, khususnya di kalangan non-pengguna yang hanya mengenal konsep bebas bunga tanpa memahami produk seperti murabahah, mudharabah, dan musyarakah. Informan pengguna memiliki persepsi positif terhadap manfaat dan keunggulan produk bank syariah, sementara non-pengguna cenderung membentuk persepsi berdasarkan informasi tidak lengkap dari lingkungan sekitar. Terdapat tiga faktor yang memengaruhi persepsi pelaku UMKM, yaitu faktor fungsional, faktor struktural, dan faktor situasional, di mana faktor situasional berupa ketiadaan kantor bank syariah di Kecamatan Plumbon menjadi faktor yang paling dominan. Kata Kunci: Persepsi, UMKM, Bank Syariah, Literasi Keuangan

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 20 Jul 2026 01:47
Last Modified: 20 Jul 2026 01:47
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19095

Actions (login required)

View Item View Item