INTERNALISASI NILAI KESETARAAN GENDER MELALUI PEMBELAJARAN PAI BERBASIS HABITUASI POSITIF DI SMPN 1 CILIMUS

DHEA NUR LATHIFAH, (2026) INTERNALISASI NILAI KESETARAAN GENDER MELALUI PEMBELAJARAN PAI BERBASIS HABITUASI POSITIF DI SMPN 1 CILIMUS. Bachelor thesis, S1 - Pendidikan Agama Islam.

[img] Text
2281010030_1_cover.pdf

Download (453kB)
[img] Text
2281010030_2_bab1.pdf

Download (271kB)
[img] Text
2281010030_6_bab5.pdf

Download (29kB)
[img] Text
2281010030_7_dafpus.pdf

Download (147kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya potensi bias gender dalam praktik pembelajaran di sekolah, baik dalam pola interaksi, pembagian peran, maupun kesempatan berpartisipasi siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 1 Cilimus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran berbasis habituasi positif, menganalisis proses penanaman nilai keadilan dan kesetaraan antara siswa laki-laki dan perempuan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui pembiasaan sikap adil, pemberian kesempatan belajar yang sama, pembentukan kelompok belajar campuran, penggunaan bahasa yang inklusif, serta keteladanan guru dalam memperlakukan siswa tanpa membedakan jenis kelamin. Kedua, proses penanaman nilai dilaksanakan melalui interaksi edukatif yang menumbuhkan kerja sama, sikap saling menghargai, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap perbedaan sehingga nilai-nilai tersebut tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, faktor pendukung meliputi dukungan sekolah terhadap pendidikan karakter, peran guru sebagai teladan, budaya sekolah yang religius, serta partisipasi aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran. Adapun faktor penghambat meliputi pengaruh lingkungan keluarga dan sosial yang masih membawa stereotip gender, perbedaan pemahaman siswa mengenai konsep kesetaraan, keterbatasan waktu, serta rendahnya kepercayaan diri sebagian siswa dalam berpartisipasi di kelas. Dengan demikian, penerapan habituasi positif dalam pembelajaran PAI berkontribusi terhadap pembentukan karakter yang adil, inklusif, dan menghargai perbedaan sekaligus mendukung tertanamnya nilai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 1. Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Eka Cahya Nugraha
Date Deposited: 22 Jul 2026 08:52
Last Modified: 22 Jul 2026 08:52
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19200

Actions (login required)

View Item View Item