CAMELIA PUSPITA SARI, (2026) PENAFSIRAN AYAT-AYAT TENTANG KHAUF DAN KHASYYĀH MENURUT ADI HIDAYAT DALAM AKUN YOUTUBE @AdiHidayatOfficial PENDEKATAN ORALITY WALTER J. ONG. Bachelor thesis, S1- IAT.
|
Text
2285130004_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2285130004_2_bab1.pdf Download (307kB) |
|
|
Text
2285130004_6_bab5.pdf Download (286kB) |
|
|
Text
2285130004_7_dafpus.pdf Download (293kB) |
Abstract
Camelia Puspita Sari: Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Khauf Dan Khasyyāh Menurut Adi Hidayat Dalam Akun YouTube @Adihidayatofficial Pendekatan Orality Walter J. Ong. Pembahasan ini dilatarbelakangi oleh krisis kesehatan mental global pasca-pandemi yang meningkatkan tingkat kecemasan di Indonesia, dengan proyeksi peningkatan pesat pada tahun 2025, di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan mental konvensional, solusi spiritual melalui tafsir lisan di media digital menjadi alternatif penting bagi masyarakat. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis bagaimana Adi Hidayat menafsirkan konsep Khauf dan Khasyyāh sebagai solusi Qur’ani terhadap kecemasan, serta bagaimana karakteristik kelisanan (Orality) Walter J. Ong terefleksikan dalam pola penyampaian dakwahnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka (Library Research) dan pendekatan etnografi virtual pada akun YouTube @AdiHidayatOfficial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Adi Hidayat terhadap Khauf dan Khasyyāh ditempatkan dalam kerangka “dakwah terapeutik”. Adi Hidayat membedakan Khauf sebagai rasa khawatir fitrah manusia terhadap hal negatif, dan Khasyyāh sebagai rasa takut tingkat tinggi yang lahir dari pengagungan atas dasar pengetahuan. Pola penyampaiannya menunjukkan karakteristik kelisanan sekunder, seperti penggunaan struktur formulaik, pola mnemonic, dan gaya retorika agonistik yang efektif dalam menciptakan ruang pendampingan emosional bagi audiens. Penafsiran Ayat-Ayat Khauf dan Khasyyāh Menurut Adi Hidayat pada akun YouTube @AdiHidayatOfficial Perspektif Kelisanan Walter J. Ong. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya popularitas dan efektivitas digitalisasi tafsir Al-Qur’ān oleh Ustaz Adi Hidayat di media sosial. Keunggulan penjelasan Adi Hidayat terletak pada kemampuannya mengontekstualisasikan ayat-ayat Al-Qur’ān yang kompleks menjadi narasi lisan yang aplikatif dan menenteramkan jiwa audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran Adi Hidayat mengenai pemaknaan khauf dan khasyyāh di akun YouTube @AdiHidayatOfficial, serta membedah karakteristik kelisanan (orality) dalam pola penyampaiannya menggunakan perspektif Walter J. Ong. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi pustaka (library research) dan pendekatan etnografi virtual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Adi Hidayat terhadap khauf dan khasyyāh dengan paradigma “tafsir corak nafsi (psikologis) kontemporer”. Adi Hidayat membedakan khauf sebagai rasa khawatir fitrah manusia terhadap hal negatif, dan khasyyāh sebagai rasa takut tingkat tinggi yang lahir dari pengagungan atas dasar pengetahuan. Keunggulan artikulasi tafsir ini terwujud melalui karakteristik kelisanan sekunder, seperti penggunaan struktur formulaik, pola mnemonic, dan gaya retorika agonistik yang berhasil mentransformasikan makna teks Al-Qur’ān menjadi terapi mental berbasis lisan bagi audiens digital.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Filsafat, Psikologi, Agama > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | H. Tohirin S.Ag |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 08:42 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 08:42 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19327 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

