AYAT-AYAT MODERASI BERAGAMA MENURUT PENAFSIRAN MAHMUD YUNUS

Fira Juliantini, (2026) AYAT-AYAT MODERASI BERAGAMA MENURUT PENAFSIRAN MAHMUD YUNUS. Bachelor thesis, S1- IAT.

[img] Text
2285130024_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2285130024_2_bab1.pdf

Download (772kB)
[img] Text
2285130024_6_bab5.pdf

Download (303kB)
[img] Text
2285130024_7_dafpus.pdf

Download (423kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan moderasi beragama di Indonesia sebagai upaya menjaga kerukunan dalam masyarakat yang majemuk. Kajian moderasi beragama selama ini lebih banyak berfokus pada tafsir kontemporer, sedangkan kontribusi mufasir Nusantara generasi awal, khususnya Mahmud Yunus, masih relatif jarang dikaji. Padahal, Tafsir Al-Qur'an al-Karim merupakan salah satu karya tafsir Indonesia yang berpengaruh dalam perkembangan studi Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi nilai-nilai moderasi beragama dalam Tafsir Al-Qur'an al-Karim berdasarkan empat indikator moderasi beragama yang dirumuskan Kementerian Agama Republik Indonesia, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan sikap akomodatif terhadap budaya lokal. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif dan metode tafsir maudhu„i (tematik). Data primer berasal dari Tafsir Al-Qur'an al-Karim karya Mahmud Yunus, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai buku, jurnal, skripsi, tesis, dan literatur yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Mahmud Yunus mengandung nilai-nilai yang relevan dengan moderasi beragama. Komitmen kebangsaan tercermin dalam pentingnya ketaatan kepada ulil amri, musyawarah, dan persatuan. Toleransi tampak dalam penghormatan terhadap kebebasan beragama dan keberagaman. Nilai anti kekerasan terlihat dari penolakannya terhadap pemaksaan dalam agama serta penekanannya pada perdamaian dan keadilan. Adapun sikap akomodatif terhadap budaya lokal tercermin dalam penerimaan tradisi masyarakat selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa relevansi tafsir Mahmud Yunus dengan moderasi beragama terletak pada substansi nilai yang terkandung dalam penafsirannya, sehingga menunjukkan kontribusi penting tafsir Nusantara dalam pengembangan wacana moderasi beragama di Indonesia.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama > BL Religion
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 30 Jul 2026 03:19
Last Modified: 30 Jul 2026 03:19
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19353

Actions (login required)

View Item View Item