, Ujiah Anugrah (2025) KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA PADA NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI MODUL AJAR NOVEL. Bachelor thesis, S1 - Tadris Bahasa Indonesia.
|
Text
2008110051_1_cover.pdf Download (619kB) |
|
|
Text
2008110051_2_bab1.pdf Download (277kB) |
|
|
Text
2008110051_6_bab5.pdf Download (111kB) |
|
|
Text
2008110051_7_dafpus.pdf Download (193kB) |
Abstract
Hasil penelitian ini tidak hanya memperluas pemahaman siswa terhadap variasi gaya bahasa dan makna yang tersembunyi dalam puisi, tetapi juga menghasilkan produk berupa modul pembelajaran yang dapat digunakan sebagai bahan ajar inovatif dalam kegiatan belajar mengajar Bahasa dan Sastra Indonesia di jenjang SMA kelas X. Berdasarkan temuan tersebut, modul yang disusun diharapkan mampu meningkatkan apresiasi sastra siswa, menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, serta mendorong keterampilan literasi yang berkelanjutan dalam konteks Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik batin yang dialami tokoh utama perempuan dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud, serta memanfaatkan hasil analisis tersebut sebagai bahan ajar sastra di SMA kelas XII. Novel ini menggambarkan kompleksitas perasaan tokoh Alina Suhita dalam menghadapi pernikahan yang dijodohkan tanpa landasan cinta, sehingga menimbulkan berbagai konflik batin seperti kecemasan, rasa bersalah, depresi, dan frustasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis). Data penelitian berupa kutipan naratif, dialog, dan tindakan tokoh yang mencerminkan aspek kejiwaan, kemudian dianalisis berdasarkan teori psikoanalisis Freud yang meliputi tiga struktur kepribadian: id, ego, dan superego. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin Alina Suhita muncul akibat pertentangan antara dorongan keinginan pribadi (id), pertimbangan realitas (ego), dan tuntutan moral serta nilai sosial (superego). Bentuk konflik batin yang dominan adalah kecemasan, rasa bersalah, dan perasaan tertekan terhadap kewajiban sosial dan religius. Selain itu, hasil analisis dimanfaatkan sebagai modul ajar sastra berbasis Kurikulum Merdeka dengan tujuan menumbuhkan empati, pemahaman psikologis, serta apresiasi siswa terhadap nilai-nilai kehidupan dalam karya sastra. Modul ini relevan dengan capaian pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XII yang menekankan kemampuan menganalisis unsur intrinsik dan nilai kehidupan dalam novel. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian psikologi sastra, memberikan pemahaman baru mengenai dinamika kejiwaan tokoh perempuan dalam karya sastra modern Indonesia, serta menjadi inovasi pembelajaran sastra yang kontekstual dan bermakna bagi peserta didik.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan (Umum) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 10. Tadris Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | Eka Cahya Nugraha |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 07:41 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 07:41 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/17742 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

