AI TANIA RAHMAH, (2026) PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS KELAS VII DI MTS SALAFIYAH KOTA CIREBON. Bachelor thesis, S1 - Tadris Ilmu pengetahuan Sosial.
|
Text
2281040034_1_cover.pdf Download (466kB) |
|
|
Text
2281040034_2_bab1.pdf Download (196kB) |
|
|
Text
2281040034_6_bab5.pdf Download (174kB) |
|
|
Text
2281040034_7_dafpus.pdf Download (233kB) |
Abstract
Kreativitas merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21. Namun, hasil PISA tahun 2024 menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa Indonesia masih rendah, dengan sekitar 5% siswa berada pada kategori tingkat tinggi. Kondisi ini juga terlihat pada pembelajaran IPS di MTs Salafiyah Kota Cirebon, di mana meskipun guru telah menerapkan berbagai metode pembelajaran, sebagian siswa masih cenderung pasif dan belum mampu mengekspresikan ide kreatif secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa pada pembelajaran IPS kelas VII di MTs Salafiyah Kota Cirebon, mendeskripsikan bentuk kreativitas siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pengembangan kreativitas tersebut. Kerangka penelitian didasarkan pada teori kreativitas Guilford yang mencakup kelancaran, keluwesan, keaslian, dan elaborasi, serta teori peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing yang diintegrasikan dengan model pembelajaran inovatif seperti PjBL dan pembelajaran kooperatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Subjek penelitianya adalah guru IPS, siswa kelas VII A dan VII B, dan kepala sekolah. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPS menjalankan tiga peran utama dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa. Sebagai fasilitator, guru menyediakan media pembelajaran yang beragam dan menerapkan model Project Based Learning. Sebagai motivator, guru memberikan apresiasi terhadap karya siswa serta menciptakan suasana belajar yang kondusif. Sementara itu, sebagai pembimbing, guru mendampingi siswa melalui pendekatan penemuan terbimbing. Kreativitas siswa berkembang pada keempat indikator, yaitu kelancaran dalam menghasilkan ide, keluwesan dalam memandang permasalahan, keaslian dalam menciptakan karya yang unik, serta elaborasi dalam memperhatikan detail karya. Faktor pendukung kreativitas meliputi dukungan kebijakan sekolah, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, penggunaan metode pembelajaran yang variatif, serta adanya apresiasi terhadap hasil karya siswa. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan kemampuan antar siswa, keterbatasan bahan tertentu, serta kebiasaan berpikir konvergen yang masih melekat pada sebagian siswa
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan (Umum) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 6. Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial |
| Depositing User: | Eka Cahya Nugraha |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 07:36 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 04:22 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/17826 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

