, Aulia Nisa Maulidia (2025) Implementasi Sistem Pelayanan dan Fasilitas MJ Hotel Syariah Kota Cirebon dalam Perspektif Fatwa DSN-MUI Nomor 108 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah. Bachelor thesis, S1 - Hukum Ekonomi Syariah.
|
Text
2283120014_1_cover.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
2283120014_2_bab1.pdf Download (473kB) |
|
|
Text
2283120014_6_bab5.pdf Download (562kB) |
|
|
Text
2283120014_7_dafpus.pdf Download (1MB) |
Abstract
Perkembangan pariwisata halal di Indonesia mendorong hadirnya hotel syariah yang menerapkan prinsip Islam dalam pelayanan dan fasilitasnya. MJ Hotel Syariah Kota Cirebon merupakan salah satu hotel yang mengusung konsep tersebut, sejalan dengan karakter Cirebon sebagai destinasi wisata religious. Secara normatif, penyelenggaraan hotel syariah seharusnya merujuk pada Fatwa DSN-MUI Nomor 108 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan sejumlah keterbatasan, seperti belum adanya sertifikasi syariah resmi dan Dewan Pengawas Syariah, serta indikasi ketidaksempurnaan dalam penerapan prinsip syariah secara menyeluruh. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji implementasi sistem pelayanan dan fasilitas MJ Hotel Syariah Kota Cirebon, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan prinsip syariah, serta menilai kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI Nomor 108 Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan jenis penelitian hukum empiris. Data penelitian terdiri atas data primer dan sekunder, di mana data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pengelola MJ Hotel Syariah Kota Cirebon serta observasi langsung, sedangkan data sekunder berasal dari studi dokumentasi, peraturan perundang undangan, Fatwa DSN-MUI Nomor 108 Tahun 2016, dan literatur ilmiah yang relevan. MJ Hotel Syariah Kota Cirebon menerapkan sistem pelayanan berbasis prinsip syariah melalui konsep 3S (Senyum, Sapa, dan Sopan), pelayanan resepsionis yang profesional dan terstruktur, serta proses check-in dan check-out yang selektif dengan verifikasi identitas dan status hubungan tamu. Hotel menyediakan fasilitas ibadah seperti musholla dan penunjuk arah kiblat di setiap kamar, menjaga kebersihan dan kenyamanan kamar, serta memenuhi kebutuhan dasar tamu melalui penyediaan air minum gratis dari galon dan mesin RO. Penerapan prinsip syariah didukung oleh komitmen manajemen, kebijakan operasional yang menghindari unsur maksiat, dan SOP pelayanan berbasis syariah, sebagaimana selaras dengan Fatwa DSN-MUI Nomor 108 Tahun 2016. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi kendala, seperti belum adanya sertifikasi syariah resmi dan Dewan Pengawas Syariah, keterbatasan fasilitas ibadah, serta penggunaan lembaga keuangan konvensional dalam sistem pembayaran, sehingga penerapan prinsip syariah dinilai sudah berjalan cukup baik tetapi masih memerlukan penyempurnaan agar lebih optimal dan menyeluruh
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah) |
| Depositing User: | Eka Cahya Nugraha |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 07:41 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 07:41 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/17882 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

