Peran dan Tantangan dalam Mengimplementasi Kegiatan Keagamaan di Pondok Pesantren Lansia Khusnul Khotimah Desa Pasarbatang Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes

Ika Wulan Dari, (2025) Peran dan Tantangan dalam Mengimplementasi Kegiatan Keagamaan di Pondok Pesantren Lansia Khusnul Khotimah Desa Pasarbatang Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes. Masters thesis, S2_PAI UIN Siber Syekh Nurjati.

[img] Text
2486080063_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2486080063_2_bab1.pdf

Download (493kB)
[img] Text
2486080063_6_bab5.pdf

Download (236kB)
[img] Text
2486080063_7_dafpus.pdf

Download (483kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pondok Pesantren Lansia Khusnul Khotimah dalam engimplementasikan kegiatan keagamaan bagi lansia serta mengkaji tantangan yang muncul dalam pelaksanaannya. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memahami dampak kegiatan keagamaan tersebut terhadap pembentukan karakter religius dan peningkatan kualitas spiritual lansia sebagai bagian dari literasi keagamaan sepanjang hayat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Pendekatan ini dipilih untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai pengalaman subjektif para pengurus, pembimbing, dan santri lansia dalam mengikuti kegiatan keagamaan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Lansia Khusnul Khotimah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter religius lansia melalui kegiatan keagamaan yang dirancang secara adaptif dan humanis. Kegiatan seperti zikir, tadarus Al-Qur’an, pengajian, senam islami, dan pembelajaran hafalan berkontribusi positif terhadap ketenangan batin, semangat beribadah, dan literasi keagamaan lansia. Meskipun dihadapkan pada tantangan fisiologis, kognitif, mobilitas, serta psikososial-spiritual, pendekatan empatik para pembimbing, suasana kekeluargaan, dan fleksibilitas pelaksanaan kegiatan mampu menjaga keberlanjutan pembinaan religius. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren lansia berperan penting sebagai model pendidikan keagamaan sepanjang hayat yang inklusif dan transformatif. Kata kunci: peran pesantren, tantangan implementasi,kegiatan agama, lanjut usia.

[error in script]
Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: peran pesantren, tantangan implementasi,kegiatan agama, lanjut usia.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Pascasarjana > Program Magister > Pendidikan Islam > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 29 Apr 2026 01:32
Last Modified: 29 Apr 2026 01:32
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18150

Actions (login required)

View Item View Item