Syah Ryano, (2026) ANALISIS PENERAPAN AKAD ISTISHNA DALAM TRANSAKSI JUAL BELI BUKET ONLINE PADA USAHA BUKET (Studi Kasus di Toko QueenLuby Bouquet di Kecamatan Dukupuntang). Bachelor thesis, S1- AKUTANSI SYARIAH UIN SSC.
|
Text
2108205156_1_cover.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
2108205156_2_bab1.pdf Download (440kB) |
|
|
Text
2108205156_6_bab5.pdf Download (399kB) |
|
|
Text
2108205156_7_dafpus.pdf Download (343kB) |
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola transaksi masyarakat menuju sistem e-commerce, termasuk dalam industri kreatif jasa pembuatan buket. Dalam ekonomi syariah, transaksi berbasis pesanan dengan spesifikasi tertentu diatur melalui akad istishna. QueenLuby Bouquet menerapkan sistem made-by-order melalui media sosial yang secara karakteristik menyerupai akad tersebut, namun memerlukan kajian mendalam terkait kesesuaian implementasinya dengan prinsip syariah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme transaksi, mengevaluasi kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI, serta mengidentifikasi kendala dan solusi operasional. Metode: Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan data primer dari wawancara mendalam, observasi produksi, dan dokumentasi percakapan digital. Analisis dilakukan dengan model interaktif melalui teknik triangulasi. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa mekanisme transaksi di QueenLuby Bouquet meliputi konsultasi via WhatsApp yang diakui sebagai majelis maknawi yang sah (alkitabu kalthithab). Spesifikasi barang (mashnu‟) dikunci melalui visualisasi digital sebagai washf (kriteria pengikat) untuk memitigasi gharar. Akad memenuhi syarat ahliyah al-ada‟ dengan unsur manufaktur pengerjaan tangan (skill) pemilik, bukan sekadar reseller. Fleksibilitas pembayaran melalui uang muka (urbun) dan penerapan fixed price memberikan kepastian hukum yang membedakannya dengan akad salam. Estimasi waktu penyerahan dikelola sebagai amanah untuk menghindari dharar zamani (kerugian waktu) sesuai prinsip QS. Al-Isra: 34. Kesimpulan: Praktik manajemen risiko pada QueenLuby Bouquet telah selaras dengan prinsip ekonomi syariah dan Fatwa DSN-MUI No. 06. Efektivitas mitigasi risiko harga dilakukan melalui kebijakan stockpiling dan buffer margin sesuai prinsip ‟an-taradhin (keridaan bersama) dalam Tafsir AlMisbah untuk menjaga konsistensi harga tetap. Risiko ketidakpastian waktu diatasi dengan sistem multi-vendor dan time buffer sesuai kaidah la dharara wa la dhirara (HR. Ibnu Majah No. 2341). Perlindungan konsumen diperkuat melalui optimalisasi Hak Khiyar (foto konfirmasi dan garansi 1x24 jam) sebagai bentuk pemenuhan hak konsumen secara adil sesuai perintah QS. Al-Isra: 35 untuk menyempurnakan kualitas dalam setiap transaksi. Kata Kunci: Akad Istishna, Jual Beli Online, QueenLuby Bouquet, Buket, Ekonomi Syariah.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 07:48 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 07:48 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18445 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

