PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN NIKAH (SIMKAH) BERBASIS DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN NIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN KEJAKSAN KOTA

UNSPECIFIED (2026) PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN NIKAH (SIMKAH) BERBASIS DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN NIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN KEJAKSAN KOTA. Bachelor thesis, S1 - Manajemen Pendidikan Islam.

[img] Text
2281090115_1_cover.pdf

Download (549kB)
[img] Text
2281090115_2_bab1.pdf

Download (283kB)
[img] Text
2281090115_6_bab5.pdf

Download (48kB)
[img] Text
2281090115_7_dafpus.pdf

Download (183kB)

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) merupakan instrumen penting dalam digitalisasi layanan administrasi pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA). Namun, dalam praktiknya masih ditemukan kesenjangan antara kebijakan digitalisasi yang ditetapkan Kementerian Agama dengan pelaksanaannya di tingkat lokal, disertai kendala keterbatasan infrastruktur teknologi, belum meratanya kompetensi digital pegawai, serta belum optimalnya strategi manajerial dalam pengelolaan sistem, sebagaimana yang terjadi di KUA Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengelolaan manajemen perkantoran berbasis digital dalam penerapan SIMKAH, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, menggali upaya optimalisasi yang dilakukan, serta menganalisis efektivitas sistem informasi digital dalam meningkatkan kualitas layanan nikah di KUA Kecamatan Kejaksan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, serta analisis data menggunakan kerangka fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan SIMKAH telah berjalan secara sistematis dan terstruktur melalui keempat fungsi manajemen POAC, dengan kepemimpinan digital Kepala KUA sebagai faktor determinan keberhasilan. Kendala utama yang dihadapi bersifat multidimensi, didominasi oleh keterbatasan perangkat keras dan ketidakstabilan jaringan internet. Upaya optimalisasi yang dilakukan mencakup penguatan infrastruktur teknologi, peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan berlapis dan budaya peer learning, serta koordinasi terstruktur antarpegawai. SIMKAH terbukti efektif meningkatkan kualitas layanan nikah melalui lima dimensi utama, yaitu kecepatan, akurasi, konsistensi, keamanan data, dan kepuasan masyarakat, meskipun efektivitasnya masih bersifat kondisional dan bergantung pada kestabilan infrastruktur teknologi.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 9. Manajemen Pendidikan Islam
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 9. Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Eka Cahya Nugraha
Date Deposited: 20 Jul 2026 04:26
Last Modified: 20 Jul 2026 04:26
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19126

Actions (login required)

View Item View Item