Agung Nuryanto, (2026) Hegemoni Kekuasaan Dalam Novel Merdeka Sejak Hati Karya Ahmad Fuadi dan Pemanfaatannya Pada Video Pembelajaran Novel di SMA Kelas XII. Bachelor thesis, S1- Tadris bahasa Indonesia.
|
Text
1908110101_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
1908110101_2_bab1.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
1908110101_6_bab5.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
1908110101_7_dafpus.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk hegemoni kekuasaan dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi serta menjelaskan pemanfaatan hasil penelitian tersebut sebagai video pembelajaran novel di SMA kelas XII. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan perspektif teori hegemoni Antonio Gramsci. Sumber data penelitian adalah novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dialog, dan narasi yang merepresentasikan hegemoni kekuasaan dalam teks. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, kemudian data dianalisis secara bertahap melalui reduksi data, klasifikasi berdasarkan unsur hegemoni, interpretasi, dan penarikan simpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Merdeka Sejak Hati ditemukan hegemoni kekuasaan melalui unsur kebudayaan, ideologi dan kepercayaan, kaum intelektual, negara, war of position, dan common sense. Secara lebih konkret, hegemoni dalam novel tampak melalui (1) penanaman nilai religius dalam keluarga, (2) pendidikan sebagai arena pembentukan kesadaran, (3) kepemimpinan moral dan intelektual, (4) nasionalisme, serta (5) ajakan persatuan dan perjuangan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa novel ini merepresentasikan hegemoni bukan sebagai kekuasaan yang bekerja melalui paksaan, melainkan melalui persetujuan, internalisasi nilai, pengarahan cara berpikir, dan pembentukan kesadaran sosial tokoh-tokohnya dalam konteks perjuangan kebangsaan. Dengan demikian, novel Merdeka Sejak Hati memperlihatkan bahwa relasi kuasa hegemonik dibangun melalui keluarga, pendidikan, organisasi, dan wacana kebangsaan sebagai ruang pembentukan kepemimpinan moral�intelektual. Hasil penelitian ini dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan video pembelajaran novel di SMA kelas XII. Video pembelajaran dirancang untuk membantu siswa memahami unsur intrinsik dan ekstrinsik novel secara kontekstual, kritis, dan reflektif, khususnya dalam memahami nilai sosial, religius, pendidikan, kebangsaan, serta relasi hegemoni yang direpresentasikan dalam novel. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi secara teoretis terhadap kajian hegemoni dalam sastra dan secara praktis terhadap pengembangan media pembelajaran sastra berbasis video. Kata kunci: hegemoni kekuasaan, Antonio Gramsci, Merdeka Sejak Hati, novel, video pembelajaran.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan (Umum) > Pengembangan Bahan Ajar |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 10. Tadris Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | Eka Cahya Nugraha |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 02:14 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 02:07 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19208 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

