REPRESENTASI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA DALAM MUSIK VIDEO “WONDERLAND INDONESIA” KARYA ALFFY REV

Siti Mutmaenah, (2026) REPRESENTASI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA DALAM MUSIK VIDEO “WONDERLAND INDONESIA” KARYA ALFFY REV. Bachelor thesis, S1- Komunikasi Penyiaran Islam.

[img] Text
2108302188_1_cover.pdf

Download (735kB)
[img] Text
2108302188_2_bab1.pdf

Download (479kB)
[img] Text
2108302188_6_bab5.pdf

Download (278kB)
[img] Text
2108302188_7_dafpus.pdf

Download (291kB)

Abstract

Keberagaman budaya Indonesia merupakan kekayaan kolektif yang tumbuh dari perjalanan sejarah panjang dan diwariskan melalui berbagai tradisi, nilai, dan praktik sosial. Di tengah derasnya arus globalisasi serta perubahan pola konsumsi media, apresiasi generasi muda terhadap budaya tradisional mulai mengalami penurunan. Kehadiran media digital memberikan ruang baru untuk memperkenalan kembali kekayaan budaya tersebut melalui bentuk penyajian yang lebih kreatif dan dekat dengan audiens masa kini. Musik video “Wonderland Indonesia” karya Alffy Rev menjadi salah satu representasi upaya tersebut, karena berhasil menghadirkan visual, musik, dan simbol etnografis Nusantara dalam kemasan yang modern. Fokus kajian ini adalah menganalisis bagaimana keragaman budaya dalam musik video tersebut dibangun melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce serta melihat unsur budaya mana yang paling tampak. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, pengamatan detail terhadap setiap scene, dan telaah literatur mengenai tujuh unsur kebudayaan universal Koentjaraningrat serta teori representasi Stuart Hall. Proses analisis mengacu pada tiga komponen utama semiotika Peirce representamen, object, dan interpretant yang digunakan untuk menelusuri bagaimana tanda budaya ditampilkan dan dimaknai dalam konstruksi visual dan audio. Analisis menunjukkan bahwa “Wonderland Indonesia” menampilkan tujuh unsurkebudayaan universal melalui rangkaian tanda visual, musikal, dan simbolik yang saling terkait. Kesenian menjadi aspek yang paling dominan, terlihat dari keragaman tarian tradisional, musik daerah, busana adat, arsitektur, dan ornamen khas dari berbagai wilayah. Dimensi religi juga menonjol melalui simbol-simbol spiritual seperti Surya Majapahit, estetika Hindu Bali, ornamen Papua, serta ekspresi nilai Islam dan Kristen. Unsur pengetahuan dan ekonomi hadir secara lebih tersirat melalui arsitektur, motif tekstil, properti tari, dan elemen budaya lain yang merefleksikan keterampilan serta sistem sosial masyarakat Nusantara. Secara keseluruhan, konstruksi interpretant dalam karya ini membentuk gambaran Indonesia sebagai bangsa yang majemuk, harmonis, dan kaya warisan budaya, dengan penekanan pada pentingnya hidup dalam keberagaman. Temuan tersebut memberikan kontribusi bagi pengembangan representasi budaya di media digital dan memperlihatkan potensi karya audiovisual sebagai sarana pelestarian budaya yang efektif. Selain itu, hasil kajian diharapkan dapat mendorong pemanfaatan media digital sebagai medium edukasi budaya bagi generasi muda dan publik yang lebih luas.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 11 Aug 2026 07:17
Last Modified: 11 Aug 2026 07:17
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19625

Actions (login required)

View Item View Item