Oon Mukron Abdul Muhhi, (2026) Implementasi Pendekatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Berbasis Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 dan 5 Ciawigebang. Masters thesis, S2_Pendidikan Agama Islam.
|
Text
AWALAN -DAFTAR ISI.pdf Download (630kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (581kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (118kB) |
|
|
Text
DAPUS.pdf Download (303kB) |
Abstract
Pekatan deep learning merupakan strategi pembelajaran pedagogis yang menekankan pada pemahaman mendalam, kesadaran reflektif, dan pengalaman belajar yang bermakna serta menyenangkan. Pendekatan ini relevan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21 dan sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang mengedepankan kebebasan, kebermaknaan, dan pengembangan karakter peserta didik. Namun, implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti di tingkat SMP masih tergolong baru dan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan implementasi pendekatan deep learning pedagogis dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti berbasis Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Ciawigebang dan SMP Negeri 5 Ciawigebang, (2) mengungkap makna serta pengalaman guru dalam penerapannya, serta (3) menganalisis implikasinya terhadap pembentukan karakter dan pemahaman religius siswa. Penelitian ini menggunakan teori kontruktivisme yang dikemukakan oleh Jean Pieget dan Lev Vygotsky yang menekankan bahwa pengetahuan dibangun secara aktif oleh peserta didik melalui pengalaman belajar, serta dikaitan dengan pendekatan pembelajaran bmendalam yang dikemukakan oleh Farence Marton dan Roger Saljo.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus berbasis lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, meliputi guru PAI dan siswa kelas VII di kedua sekolah. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan utama menunjukkan bahwa (1) implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMP Negeri 1 dan 5 Ciawigebang telah mulai diterapkan melalui tiga prinsip utama, yaitu mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning, namun belum sepenuhnya optimal. (2) Guru memaknai pendekatan ini sebagai upaya menggeser pembelajaran PAI dari orientas hafalan menuju pembelajaran yang lebih reflektif, kontekstual, dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman guru menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan siswa, kesadaran belajar, serta pemahaman nilai-nilai Islam secara lebih mendalam. (3) Implikasi penerapan pendekatan deep learning terlihat pada berkembangnya karakter religius siswa, meningkatnya kesadaran moral, serta kemampuan mengaitkan ajaran Islam dengan realitas kehidupan, meskipun masih dihadapkan pada keterbatasan pemahaman guru dan kesiapan implementasi Kurikulum Merdeka. Kata kunci: deep learning pedagogis, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Kurikulum Merdeka, mindful learning, meaningful learning, joyful learning
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | deep learning pedagogis, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Kurikulum Merdeka, mindful learning, meaningful learning, joyful learning |
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan (Umum) > Model Pembelajaran |
| Divisions: | Fakultas Pascasarjana > Program Magister > Pendidikan Islam > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | tuti alawiyah alawiyah |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 06:13 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 06:13 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/17731 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

