Rina Widianingsih, (2025) Pengaruh Kompetensi Manajerial dan Komunikasi Interpersonal Kepala Sekolah (Berdasarkan Jenis Kelamin Kelamin Kepala Sekolah) Terhadap Kuliatas Kinerja Guru SMP Negeri di Gugus Luragung Kabupaten Kuningan. Masters thesis, S2_MPI UIN Siber Syekh Nurjati.
|
Text
AWALAN -DAFTAR ISI.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (239kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (185kB) |
|
|
Text
DAPUS.pdf Download (155kB) |
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Kompetensi Manajerial (X1) dan Komunikasi Interpersonal (X2) Kepala Sekolah secara parsial maupun simultan terhadap Kualitas Kinerja Guru (Y), serta menguji perbedaan kekuatan hubungan tersebut berdasarkan Jenis Kelamin Kepala Sekolah (Z) di SMP Negeri Gugus Luragung Kabupaten Kuningan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi berganda. Populasidalam penelitian ini adalah guru di SMP Negeri Gugus Luragung Kabupaten Kuningan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji t, uji F, dan analisis regresi pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan kunci: (1) Secara parsial, Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah (X1) tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kualitas Kinerja Guru (Y), dengan nilai signifikansi (α) sebesar 0,137 (α > 0,05). Meskipun arah hubungannya positif (b1 = 0,214), secara statistik tidak cukup kuat. (2) Komunikasi Interpersonal Kepala Sekolah (X2) memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap Kualitas Kualitas Kinerja Guru (Y), didukung oleh nilai signifikansi (α) 0,004 < 0,05) dan koefisien regresi yang paling besar (b2 = 0,395). (3) Secara simultan, Kompetensi Manajerial (X1), Komunikasi Interpersonal (X2), dan Jenis Kelamin Kepala Sekolah (Z) secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap Kualitas Kinerja Guru (Y), dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 (α) < 0,10) dan F-hitung = 33,689 > F-tabel. (4) Berdasarkan jenis kelamin, ditemukan bahwa Kompetensi Manajerial memiliki hubungan yang lebih kuat terhadap kinerja guru saat Kepala Sekolah adalah laki-laki (R2 = 0,930) dibandingkan saat perempuan (R2 = 0,890). (5) Komunikasi Interpersonal menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan konsisten pada kedua kelompok, namun sedikit lebih kuat pada Kepala Sekolah laki-laki (R2 = 0,982) dibandingkan perempuan (R2 = 0,972). Kesimpulan utama adalah Komunikasi Interpersonal menjadi faktor dominan yang secara parsial dan simultan mempengaruhi Kualitas Kinerja Guru. Meskipun kompetensi manajerial tidak signifikan secara parsial, jenis kelamin kepala sekolah memberikan perbedaan pada kekuatan hubungan variabel. Implikasi penelitian menyarankan pentingnya peningkatan fokus pada komunikasi interpersonal kepala sekolah sebagai strategi utama untuk meningkatkan kinerja guru. Kata Kunci: Kompetensi Manajerial, Komunikasi Interpersonal, Kualitas Kinerja Guru, Jenis Kelamin Kepala Sekolah, Regresi Berganda.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kompetensi Manajerial, Komunikasi Interpersonal, Kualitas Kinerja Guru, Jenis Kelamin Kepala Sekolah, Regresi Berganda. |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management |
| Divisions: | Fakultas Pascasarjana > Program Magister > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | tuti alawiyah alawiyah |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 04:14 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 04:14 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18019 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

