PELANGGARAN KESANTUNAN BERBAHASA PADA NOVEL ANCIKA KARYA PIDI BAIQ DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI MODUL AJAR DI SMA KELAS XII

MUHAMMAD ABDUL AZIZ, (2026) PELANGGARAN KESANTUNAN BERBAHASA PADA NOVEL ANCIKA KARYA PIDI BAIQ DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI MODUL AJAR DI SMA KELAS XII. Bachelor thesis, S1- Tadris bahasa Indonesia.

[img] Text
2281100023_1_cover.pdf

Download (534kB)
[img] Text
2281100023_2_bab1.pdf

Download (285kB)
[img] Text
2281100023_6_bab5.pdf

Download (185kB)
[img] Text
2281100023_7_dafpus.pdf

Download (228kB)

Abstract

Kesantunan berbahasa merupakan aspek penting dalam komunikasi karena berfungsi menjaga hubungan sosial agar tetap harmonis. Namun, perkembangan zaman dan perubahan gaya komunikasi remaja menyebabkan terjadinya pergeseran nilai-nilai kesantunan dalam berbahasa. Fenomena penggunaan bahasa yang tidak santun tidak hanya ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan media sosial, tetapi juga direpresentasikan dalam karya sastra, salah satunya novel Ancika karya Pidi Baiq. Novel tersebut menampilkan berbagai dialog antartokoh yang mencerminkan realitas komunikasi remaja masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk bentuk pelanggaran kesantunan berbahasa yang terdapat dalam novel Ancika karya Pidi Baiq serta mendeskripsikan pemanfaatan hasil penelitian sebagai modul ajar novel di SMA kelas XII. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berupa novel Ancika karya Pidi Baiq, sedangkan data penelitian berupa tuturan atau dialog antartokoh yang mengandung pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dengan teknik dasar sadap yang dilanjutkan dengan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), teknik catat, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kartu data. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teori, triangulasi data, dan triangulasi metode. Analisis data dilakukan menggunakan metode padan dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP) dan teknik lanjutan berupa padan pragmatis. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan sebanyak 50 data pelanggaran kesantunan berbahasa yang terdiri atas 9 data pelanggaran maksim kebijaksanaan, 32 data pelanggaran maksim penghargaan, 4 data pelanggaran maksim kerendahan hati, 3 data pelanggaran maksim kesepakatan, dan 2 data pelanggaran maksim kesimpatian. Pelanggaran maksim penghargaan merupakan bentuk pelanggaran yang paling dominan ditemukan dalam novel. Pelanggaran tersebut dipengaruhi oleh kondisi emosional tokoh, kedekatan hubungan sosial, situasi konflik, serta karakter remaja yang spontan dan ekspresif. Hasil penelitian ini kemudian dimanfaatkan dalam penyusunan modul ajar Bahasa Indonesia kelas XII pada materi analisis novel. Modul ajar dirancang untuk membantu peserta didik menganalisis unsur intrinsik novel, memahami nilai-nilai kesantunan berbahasa, serta menumbuhkan sikap kritis, santun, dan bijak dalam berkomunikasi sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Kata kunci: Kesantunan berbahasa, pelanggaran kesantunan berbahasa, pragmatik, novel Ancika, modul ajar.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum) > Pengembangan Bahan Ajar
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 10. Tadris Bahasa Indonesia
Depositing User: Eka Cahya Nugraha
Date Deposited: 24 Jul 2026 02:44
Last Modified: 24 Jul 2026 02:44
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19193

Actions (login required)

View Item View Item