PENGARUH MODEL CORE TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KOLABORASI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

DWI NOVIANA, (2026) PENGARUH MODEL CORE TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KOLABORASI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA. Bachelor thesis, S1 - Tadris Matemetika.

[img] Text
2281050002_1_cover.pdf

Download (929kB)
[img] Text
2281050002_2_bab1.pdf

Download (162kB)
[img] Text
2281050002_6_bab5.pdf

Download (28kB)
[img] Text
2281050002_7_dafpus.pdf

Download (272kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran CORE; (2) peningkatan keterampilan kolaborasi peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran CORE; (3) perbandingan efektivitas model pembelajaran CORE dan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran matematika; (4) perbandingan efektivitas model pembelajaran CORE dan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimental dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan cluster random sampling, dengan kelas X.2 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X.5 sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes untuk mengukur keterampilan berpikir kritis dan angket untuk mengukur keterampilan kolaborasi. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan inferensial yang meliputi paired sample t-test , uji wilcoxon signed rank test, uji mann whitney, serta perhitungan N-Gain dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran CORE dengan nilai N-Gain sebesar 0,43 kategori sedang dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi <0,001 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05; (2) terdapat peningkatan keterampilan kolaborasi peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran CORE dengan nilai N-Gain sebesar 0,26 kategori rendah dan hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi <0,001 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05; (3) model pembelajaran CORE lebih efektif dibandingkan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dengan nilai signifikansi uji mann-whitney sebesar 0,002 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 dan effect size sebesar 0,385 kategori sedang; (4) model pembelajaran CORE lebih efektif dibandingkan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi dengan nilai signifikansi uji mann-whitney <0,001 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 dan effect size sebesar 0,589 kategori besar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CORE berpengaruh dan lebih efektif dibandingkan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi peserta didik dalam pembelajaran matematika.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 4. Tadris Matematika
Depositing User: Eka Cahya Nugraha
Date Deposited: 23 Jul 2026 06:55
Last Modified: 23 Jul 2026 06:55
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19229

Actions (login required)

View Item View Item