Nida Nurul Aliyyah, (2026) Diskriminasi Perempuan pada Tokoh Utama dalam Film Penyalin Cahaya dan Pemanfaatannya sebagai Modul Ajar Teks Drama di SMA. Bachelor thesis, S1- Tadris bahasa Indonesia.
|
Text
2281100051_1_cover.pdf Download (731kB) |
|
|
Text
2281100051_2_bab1.pdf Download (367kB) |
|
|
Text
2281100051_6_bab5.pdf Download (342kB) |
|
|
Text
2281100051_7_dafpus.pdf Download (400kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bentuk-bentuk diskriminasi terhadap perempuan yang direpresentasikan dalam film Penyalin Cahaya karya Wregas Bhanuteja. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengekplorasi potensi film Penyalin Cahaya sebagai modul ajar bahasa indonesia kelas XI di SMA/ MA/ SMK, khususnya dalam pembelajaran teks drama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan feminisme teori Mansour Fakih serta konsep ketidakadilan gender Mansour Fakih. Penelitian ini dilakukan secara kondisional dan situasuional, sehingga tidak terpaku pada waktu dan tempat penelitian. Penelitian ini berasal dari sumber audiovisual yang didapat dari film karya Wregas Bhanuteja yang berjudul Penyalin Cahaya, dan datanya berupa penggalan dialog yang mengandung unsur tindakan diskriminasi terhadap perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa kartu data serta keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi teori dan sumber. Teknik untuk menganalisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 31 data yang merepresentasikan bentuk tindakan diskriminasi pada tokoh utama dalam film Penyalin Cahaya diantaranya, marginalisasi dengan indikator kontrol atas gerak perempuan, sumber daya ekonomi yang dibatasi, penyingkiran perempuan dan ketidaksetaraan sistem hukum sebanyak 4 data. Subordinasi dengan indikator keterwakilan perempuan dalam pengambilan keputusan dan ketidaksetaraan akses terhadap komunikasi sebanyak 6 data. Stereotip dengan indikator perempuan dianggap pelacur, perempuan di anggap bodoh atau tidak rasional, stigmatisasi perempuan dan perempuan dianggap tidak bermoral sebanyak 10 data. Kekerasan dengan indikator kekerasan emosional, penyerangan fisik dan pemukulan, kekerasan terselubung atau molestation dan pornografi sebanyak 10 data. Terakhir beban ganda dengan indikator peran publik sebanyak 1 data. Selain itu, analisis mendalam terhadap film ini memberikan wawasan yang berharga dalam mengembangkan modul ajar teks drama kelas XI di SMA, khususnya dalam memahami isu-isu gender. Kata Kunci: Diskriminasi, Feminisme, Film, Penyalin Cahaya
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan (Umum) > Pengembangan Bahan Ajar |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 10. Tadris Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | Eka Cahya Nugraha |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 07:04 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 07:04 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19264 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

