JASMINE NUR’ AINI QOLBIYAH, (2026) Hierarki Kebutuhan Manusia Pada Tokoh Utama Novel “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati” Karya Brian Khrisna dan Pemanfaatannya Sebagai Modul Ajar Novel di SMA. Bachelor thesis, S1- Tadris bahasa Indonesia.
|
Text
2281100078_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2281100078_2_bab1.pdf Download (277kB) |
|
|
Text
2281100078_6_bab5.pdf Download (260kB) |
|
|
Text
2281100078_7_dafpus.pdf Download (273kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya relevansi novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna dengan isu kesehatan mental pada generasi muda, khususnya fenomena depresi dan keinginan bunuh diri yang tercermin melalui perjalanan hidup tokoh utama, Ale. Novel tersebut dipandang mampu merepresentasikan tahapan hierarki kebutuhan manusia dalam kajian psikologi sastra. Di sisi lain, kondisi kesehatan mental remaja di Indonesia yang semakin mengkhawatirkan dengan angka bunuh diri mencapai sekitar 3,4 per 100.000 penduduk per tahun berdasarkan data WHO 2023 mendorong urgensi kajian karya sastra sebagai media refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hierarki kebutuhan manusia pada tokoh utama dalam novel tersebut menggunakan teori Maslow, dan (2) mengkaji potensi pemanfaatan hasil analisis sebagai modul ajar novel di SMA kelas XII dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka berbasis teori hierarki kebutuhan Maslow. Sumber data utama adalah novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna terbitan Grasindo tahun 2025 setebal 210 halaman. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian diklasifikasikan ke dalam lima tingkatan kebutuhan Maslow. Analisis data menggunakan metode padan referensial dengan teknik dasar pilah unsur penentu (PUP) serta teknik lanjutan hubung banding (HBS, HBB, dan HBSP). Keabsahan data dijamin melalui empat jenis triangulasi, yaitu triangulasi data, metodologi, teori, dan peneliti. Hasil analisis selanjutnya dikembangkan menjadi modul ajar melalui enam langkah, meliputi analisis kebutuhan, desain, implementasi, penilaian, evaluasi dan validasi, serta jaminan kualitas. Hasil penelitian menemukan 90 data yang mencakup kelima tingkatan kebutuhan Maslow pada tokoh utama, dengan rincian: kebutuhan fisiologis (18 data), kebutuhan akan keselamatan (14 data), kebutuhan akan rasa memiliki dan cinta (17 data), kebutuhan akan harga diri (20 data), dan kebutuhan akan perwujudan diri (21 data). Kebutuhan akan perwujudan diri menjadi yang paling dominan, mengindikasikan bahwa tokoh utama berada dalam tahap pencarian makna dan identitas diri yang mendalam—suatu pergulatan batin antara keinginan untuk diakui dan kebutuhan untuk berdamai dengan dirinya sendiri. Berdasarkan temuan tersebut, hasil analisis diimplementasikan dalam bentuk modul ajar teks resensi untuk siswa SMA kelas XII yang dirancang sesuai Kurikulum Merdeka Fase F, dengan harapan dapat meningkatkan kemampuan siswa menganalisis karya sastra secara kritis sekaligus menumbuhkan kepekaan terhadap isu kesehatan mental. Kata kunci: Hierarki Kebutuhan, Novel, Psikologi Sastra, Modul Ajar
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan (Umum) > Analisa Bahan Ajar |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 10. Tadris Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | Eka Cahya Nugraha |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 08:04 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 08:04 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19281 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

