Suhendi, (2026) NILAI RELIGIUSITAS DALAM KITAB TARBIYATUL AWLÂD FÎL ISLÂM DAN ANALISIS RELEVANSI MATERI POKOK KURIKULUM BERBASIS CINTA. Masters thesis, PAI-S2 UIN Siber Syekh Nurjati.
|
Text
AWALAN -DAFTAR ISI.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (776kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (441kB) |
|
|
Text
DAPUS.pdf Download (503kB) |
Abstract
Penguatan aspek religiusitas menjadi salah satu perhatian utama dalam proses pendidikan guna membentuk siswa yang memiliki karakter baik dan budi pekerti yang tinggi. Dalam hal ini, buku Tarbiyatul Awlâd fîl Islâm yang ditulis oleh Syekh Mutawalli Asy-Sya‘râwî menyajikan konsep pendidikan Islam secara menyeluruh dan dapat dikaitkan dengan materi utama dalam Kurikulum Berbasis Cinta. Fenomena pendidikan saat ini menunjukkan adanya masalah nilai yang terlihat dari ningkatnya perilaku ketidakjujuran di kalangan akademis, praktik intimidasi, serta kurangnya pembentukan karakter dan keterampilan non-kognitif di antara siswa, walaupun upaya untuk mencapai hasil akademis terus dilakukan. Situasi ini mengindikasikan bahwa sistem pendidikan masih bergelut dengan tantangan dalam menggabungkan pengembangan aspek spiritual, moral, dan karakter dengan pencapaian kompetensi akademik secara seimbang, sehingga perlu dilakukan penelitian terhadap sumber�sumber pendidikan Islam yang memberikan nilai-nilai religius sebagai dasar dalam pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan fokus pada studi pustaka. Sumber utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah kitab Tarbiyatul Awlâd fîl Islâm yang ditulis oleh Syekh Mutawalli al-Sya’rôwi Al�Sya’râwî. Proses analisis data dalam kajian isi menurut Klaus Krippendorff adalah langkah sistematik yang mencakup penentuan unit analisis, pemilihan sampel, pengkodean, reduksi data, pengambilan kesimpulan, hingga penyajian hasil dalam bentuk naratif. Langkah-langkah dalam analisis data terdiri dari open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku Tarbiyatul Awlâd fîl Islâm mengindikasikan bahwa Syekh Mutawalli al-Sya'rôwi berhasil mengembangkan sistem pendidikan anak yang menyeluruh, yang berakar dari Al�Qur'an dan Sunnah, dan memiliki kesesuaian untuk dimasukkan ke dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai dasar teoretis dan normatif. Kategori inti "Tarbiyah Rabbâniyah" menggambarkan bahwa pendidikan anak dalam Islam tidak bisa dipisahkan dari aspek ketuhanan, ritual, pengetahuan, pengalaman spiritual, serta etika sosial merupakan sebuah kesatuan komprehensif yang menjadi kekuatan dalam epistemologi pendidikan Islam. Kesimpulan dari penelitian ini mengungkap bahwa kitab Tarbiyatul Awlâd fîl Islâm memiliki nilai-nilai religius yang luas dan menyeluruh, meliputi aspek keyakinan teologis, praktik ibadah, pengalaman spiritual, pengetahuan agama, dan dampak religius (akhlak), yang bersatu membentuk konsep Tarbiyah Rabbâniyyah sebagai kategori dasar pendidikan anak yang berlandaskan wahyu. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) baik dari sisi struktur, fungsi, maupun tujuan pendidikan, serta dapat diterapkan dalam pendidikan anak masa kini melalui pembinaan dalam keluarga, kebiasaan beribadah, perilaku teladan dari orang tua, dan pengembangan karakter yang menyeluruh.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Tarbiyatul Awlâd fîl Islâm |
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan (Umum) |
| Divisions: | Fakultas Pascasarjana > Program Magister > Pendidikan Islam > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | tuti alawiyah alawiyah |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 07:20 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 07:20 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19339 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

