Shabrina Rasis Sani, (2026) KONSTRUKSI INTEGRITAS DAN KOMPETENSI TOKOH DALAM AL-QUR'AN: ANALISIS SEMIOTIKA PERSPEKTIF PERSONAL BRANDING TERHADAP SURAH YUSUF AYAT 27, 54, DAN 55. Bachelor thesis, S1- IAT.
|
Text
2285130025_1_cover.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
2285130025_2_bab1.pdf Download (372kB) |
|
|
Text
2285130025_6_bab5.pdf Download (197kB) |
|
|
Text
2285130025_7_dafpus.pdf Download (234kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya integritas dan kompetensi sebagai fondasi utama dalam pembentukan personal branding. Dalam perspektif Al-Qur’an, kedua aspek tersebut dapat ditemukan dalam kisah Nabi Yusuf AS. yang digambarkan sebagai sosok berkarakter mulia, kompeten, dan memperoleh kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi integritas dan kompetensi tokoh dalam Qs. Yusuf ayat 27, 54, dan 55 melalui pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure dalam perspektif personal branding. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa QS. Yusuf ayat 27, 54, dan 55, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab tafsir, buku, jurnal ilmiah, serta literatur yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan semiotika Ferdinand de Saussure melalui konsep signifier (penanda), signified (petanda), serta relasi sintagmatik dan paradigmatik. Analisis kebahasaan dilakukan dengan merujuk pada Kamus Al-Munawwir dan Lisan al-‘Arab, sedangkan analisis makna kontekstual menggunakan Tafsir Al-Mishbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas Nabi Yusuf direpresentasikan melalui lafaz shadiqin pada Qs. Yusuf ayat 27 dan amin pada QS. Yusuf ayat 54. Kedua tanda tersebut merepresentasikan kejujuran, kebenaran, amanah, dan konsistensi moral yang membangun kepercayaan publik terhadap Nabi Yusuf. Adapun kompetensi Nabi Yusuf direpresentasikan melalui lafaz makin, ḥafiẓ, dan ‘alim pada Qs. Yusuf ayat 54 dan 55 yang menunjukkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan mengelola amanah, serta kecerdasan dalam menghadapi persoalan sosial dan ekonomi. Melalui perspektif personal branding, integritas dan kompetensi tersebut menjadi faktor utama yang membentuk reputasi, legitimasi sosial, serta kepercayaan masyarakat terhadap Nabi Yusuf. Dengan demikian, personal branding dalam kisah Nabi Yusuf tidak dibangun melalui pencitraan simbolis, melainkan melalui kualitas moral dan kapasitas diri yang dibuktikan melalui tindakan nyata.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Filsafat, Psikologi, Agama > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | H. Tohirin S.Ag |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 03:22 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 03:22 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19354 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

