URGENSI LITERASI DIGITAL DALAM KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS UNTUK MENYIKAPI INFORMASI KEAGAMAAN SISWA DI SMK PUI JATIBARANG

ELVIRA WANDA RODHIATUL INAYAH, (2026) URGENSI LITERASI DIGITAL DALAM KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS UNTUK MENYIKAPI INFORMASI KEAGAMAAN SISWA DI SMK PUI JATIBARANG. Masters thesis, PAI-S2 UIN Siber Syekh Nurjati.

[img] Text
AWALAN -DAFTAR ISI.pdf

Download (955kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (356kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (217kB)
[img] Text
DAPUS.pdf

Download (474kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi digital yang memengaruhi cara siswa memperoleh dan memahami informasi keagamaan. Literasi digital menjadi aspek penting dalam membentuk kemampuan berpikir kritis siswa agar mampu menyikapi informasi keagamaan secara bijak dan selektif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat literasi digital siswa dalam mengakses dan memahami informasi keagamaan, (2) mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyikapi informasi keagamaan dari media digital, serta (3) menganalisis faktor pendukung dan penghambat penguatan literasi digital dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMK PUI Jatibarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama Islam dan siswa kelas XI SMK PUI Jatibarang. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital siswa tergolong cukup baik. Siswa mampu menggunakan mesin pencari, memanfaatkan berbagai platform digital, membandingkan informasi, serta melakukan verifikasi sederhana terhadap informasi keagamaan. Kemampuan berpikir kritis siswa juga mulai berkembang yang terlihat dari kemampuan interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi, dan regulasi diri. Faktor pendukung meliputi akses teknologi, peran guru, budaya diskusi, kesadaran verifikasi informasi, pemanfaatan media sosial, serta sikap moderat dan toleran. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan tingkat literasi digital siswa, kecenderungan penggunaan informasi secara instan, paparan hoaks, kurangnya penggunaan sumber otoritatif, minimnya keberanian menyampaikan pendapat, serta belum optimalnya penguatan berpikir kritis secara terstruktur. Dengan demikian, literasi digital memiliki urgensi penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyikapi informasi keagamaan secara bijak, selektif, dan bertanggung jawab. Kata Kunci: Literasi Digital, Berpikir Kritis, Informasi Keagamaan

[error in script]
Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Literasi Digital, Berpikir Kritis, Informasi Keagamaan
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Pascasarjana > Program Magister > Pendidikan Islam > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 31 Jul 2026 08:26
Last Modified: 31 Jul 2026 08:26
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19435

Actions (login required)

View Item View Item