IMPLEMENTASI TEKNIK EMPTY CHAIR DENGAN PENDEKATAN SPIRITUAL UNTUK MENGATASI UNFINISHED BUSINESS AKIBAT TRAUMA RELASIONAL PADA DEWASA AWAL (STUDI KASUS DI SPIRITUAL HIPNOTERAPI CIREBON)

NOVIANTI, (2026) IMPLEMENTASI TEKNIK EMPTY CHAIR DENGAN PENDEKATAN SPIRITUAL UNTUK MENGATASI UNFINISHED BUSINESS AKIBAT TRAUMA RELASIONAL PADA DEWASA AWAL (STUDI KASUS DI SPIRITUAL HIPNOTERAPI CIREBON). Bachelor thesis, S1-Psikoterapi.

[img] Text
2285160003_1_cover.pdf

Download (999kB)
[img] Text
2285160003_2_bab1.pdf

Download (254kB)
[img] Text
2285160003_6_bab5.pdf

Download (203kB)
[img] Text
2285160003_7_dafpus.pdf

Download (246kB)

Abstract

Trauma relasional merupakan pengalaman hubungan interpersonal yang menyakitkan dan dapat meninggalkan dampak psikologis jangka panjang apabila tidak diproses secara adaptif. Pengalaman tersebut berpotensi berkembang menjadi unfinished business, yaitu pengalaman emosional masa lalu yang belum terselesaikan dan masih memengaruhi kondisi psikologis individu pada masa sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk unfinished business akibat trauma relasional pada individu dewasa awal, mendeskripsikan implementasi teknik empty chair dengan pendekatan spiritual dalam mengatasi unfinished business, serta mengetahui manfaat implementasi teknik empty chair dengan pendekatan spiritual dalam mengatasi unfinished business akibat trauma relasional pada individu dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan utama dalam penelitian ini berjumlah dua orang dewasa awal yang mengalami unfinished business akibat trauma relasional. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan triangulasi sumber yang melibatkan terapis serta informan pendukung yang memiliki kedekatan dengan klien. Intervensi dilakukan melalui teknik empty chair yang diintegrasikan dengan pendekatan spiritual dalam konteks spiritual hipnoterapi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui proses transkripsi, pengkodean, kategorisasi, identifikasi tema, serta interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unfinished business yang dialami kedua klien ditandai oleh emosi yang tidak terungkap (unexpressed emotions), konflik interpersonal yang belum terselesaikan, kebutuhan psikologis yang tidak terpenuhi, serta pengalaman traumatis yang masih memengaruhi kehidupan saat ini. Implementasi intervensi dilakukan melalui tahap pra-intervensi, intervensi, dan pasca-intervensi. Dalam proses intervensi, teknik empty chair berperan membantu klien mengungkapkan emosi yang terpendam, meningkatkan kesadaran diri (self-awareness), memahami sumber konflik, serta menyelesaikan konflik emosional yang berkaitan dengan unfinished business. Sementara itu, pendekatan spiritual berperan membantu klien memperoleh pemaknaan baru terhadap pengalaman hidup, meningkatkan penerimaan diri, menumbuhkan sikap ikhlas dan memaafkan, serta memperkuat proses pemulihan psikologis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknik empty chair dan pendekatan spiritual dapat membantu mengatasi unfinished business akibat trauma relasional pada dewasa awal secara emosional maupun spiritual.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama > Psikologi
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 06 Aug 2026 04:21
Last Modified: 06 Aug 2026 04:21
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19546

Actions (login required)

View Item View Item