LIANI NURLATIFAH, (2026) HUBUNGAN ANTARA POLA PIKIR POSITIF DENGAN KESEHATAN MENTAL BERBASIS TASAWUF DALAM MENGHADAPI TEKANAN EKONOMI DI KOMUNITAS MAGNET REZEKI SUMEDANG. Bachelor thesis, S1-Psikoterapi.
|
Text
2285160014_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2285160014_2_bab1.pdf Download (212kB) |
|
|
Text
2285160014_6_bab5.pdf Download (123kB) |
|
|
Text
2285160014_7_dafpus.pdf Download (304kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tekanan ekonomi yang berpotensi pada kondisi psikologis masyarakat, termasuk anggota Komunitas Magnet Rezeki Sumedang. Tekanan ekonomi seringkali menimbulkan berbagai permasalahan psikologis seperti stres, kecemasan, ketidakstabilan emosi, serta menurunnya optimisme dalam menjalani kehidupan. Dalam kondisi tersebut, individu memerlukan mekanisme psikologis dan spiritual yang mampu memperkuat ketahanan mental. Salah satu faktor yang dapat mendukung kesehatan mental adalah pola pikir positif, yaitu kemampuan individu memandang permasalahan secara optimis, memiliki harapan terhadap masa depan, serta mampu memaknai setiap peristiwa kehidupan secara konstruktif. Selain itu, pendekatan tasawuf berperan penting dalam membangun ketenangan batin melalui nilai-nilai tawakal, sabar, syukur, dan kedekatan kepada Allah. Oleh karena itu, integrasi antara pola pikir positif dan nilai-nilai tasawuf diyakini dapat membantu individu menghadapi tekanan ekonomi secara lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat pola pikir positif anggota Komunitas Magnet Rezeki Sumedang, (2) mengetahui tingkat kesehatan mental berbasis tasawuf dalam menghadapi tekanan ekonomi, dan (3) menganalisis hubungan antara pola pikir positif dengan kesehatan mental berbasis tasawuf. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dengan jumlah responden sebanyak 50 anggota komunitas. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan bantuan program IBM SPSS Statistics melalui uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara pola pikir positif dengan kesehatan mental berbasis tasawuf dalam menghadapi tekanan ekonomi dengan nilai koefisien korelasi sebesar rs = 0.836. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa pola pikir positif memberikan kontribusi sebesar 69,9% terhadap kesehatan mental berbasis tasawuf. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pola pikir positif individu, maka semakin baik pula kondisi kesehatan mentalnya dalam menghadapi tekanan ekonomi.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Filsafat, Psikologi, Agama > Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah |
| Depositing User: | H. Tohirin S.Ag |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 07:12 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 07:12 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19559 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

